Deskripsi
Komposer: Yamato Kasai
Penulis Lirik: Cassie Wei
Komposer: Cassie Wei
Lirik dan terjemahan
Asli
I saw your eyes.
Wish I was there to give you the embrace that you deserve.
I saw a light, a shiny tear. The end, you see.
Does it bring you to peace?
If only you can see your history's remaining me.
A signal sprouting, a signal blooming, a signal blooming.
I walk through the past, fingertips pollinating.
The flowers spreading, the flowers singing, the flowers watching.
Someday, I hope to see you here. From far away, countless light years.
No need to hurry, my dear.
And if you're lost in disbelief, I'll sit beside you quietly.
I'll hold your hands, squeeze them tightly, and let your tears then pain wash you.
By the time you are calm, I am nowhere to be found, as if I was never around.
And if you're screaming silently, I'll kiss away the uncertain tear.
I'll rock you gently in my arms until you're asleep.
In your dreams, I disappeared, a ripple of flowers and leaves.
Then, I saw a world, conflicting views, friction between bonds.
I saw a heart, once living, corpse, a rotting trunk, a float of leaves.
Tiny wave lengths.
A ripple crying, a ripple smiling, a ripple longing. Someday, I hope to see you here.
From far away, countless light years. As long as you truly desire.
Goodbye, goodbye. Please don't miss me.
You'll be all right. Do not worry.
Sometimes I'm nowhere. Sometimes I'm everywhere.
Not too far, nor too near.
And if you look down to your feet, I'm waving at you secretly.
A shadow of you, a shadow of me, walking sideways and steadily.
By the time you are strong, I am nowhere to be found, as if I was never around.
And if your world is only beige, I'll add each version of you the same.
Hoping one day your life can be perfectly Montana.
Even in a million years, my ripples flow wherever you go.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku melihat matamu.
Seandainya aku ada di sana untuk memberimu pelukan yang pantas kamu dapatkan.
Saya melihat cahaya, air mata yang berkilau. Akhirnya, Anda tahu.
Apakah itu membawa kedamaian bagi Anda?
Andai saja kamu bisa melihat riwayatmu yang tersisa dariku.
Sinyal bertumbuh, sinyal bermekaran, sinyal bermekaran.
Saya berjalan melewati masa lalu, ujung jari melakukan penyerbukan.
Bunga-bunga menyebar, bunga-bunga berkicau, bunga-bunga menyaksikan.
Suatu hari nanti, aku berharap bisa bertemu denganmu di sini. Dari jauh, tahun cahaya yang tak terhitung jumlahnya.
Tidak perlu terburu-buru, sayangku.
Dan jika kamu tersesat dalam ketidakpercayaan, aku akan duduk di sampingmu dengan tenang.
Aku akan menggenggam tanganmu, meremasnya erat-erat, dan membiarkan air matamu kemudian rasa sakit membasuhmu.
Saat kamu sudah tenang, aku sudah tidak bisa ditemukan lagi, seolah-olah aku tidak pernah ada.
Dan jika kamu berteriak tanpa suara, aku akan mencium air mata yang tidak menentu itu.
Aku akan mengayunkanmu dengan lembut dalam pelukanku sampai kamu tertidur.
Dalam mimpimu, aku menghilang, riak bunga dan dedaunan.
Kemudian, saya melihat sebuah dunia, pandangan-pandangan yang saling bertentangan, gesekan antar ikatan.
Saya melihat hati, yang pernah hidup, mayat, batang yang membusuk, dedaunan yang mengapung.
Panjang gelombang kecil.
Riak tangis, riak senyum, riak kerinduan. Suatu hari nanti, aku berharap bisa bertemu denganmu di sini.
Dari jauh, tahun cahaya yang tak terhitung jumlahnya. Selama Anda benar-benar menginginkannya.
Selamat tinggal, selamat tinggal. Tolong jangan rindukan aku.
Anda akan baik-baik saja. Jangan kuatir.
Terkadang aku tidak ada dimana-mana. Terkadang saya ada di mana-mana.
Tidak terlalu jauh, juga tidak terlalu dekat.
Dan jika kamu menunduk, diam-diam aku melambai padamu.
Bayanganmu, bayangan diriku, berjalan menyamping dan mantap.
Pada saat kamu kuat, aku tidak bisa ditemukan, seolah-olah aku tidak pernah ada.
Dan jika dunia Anda hanya berwarna krem, saya akan menambahkan setiap versi Anda sama.
Berharap suatu hari hidup Anda bisa menjadi Montana yang sempurna.
Bahkan dalam sejuta tahun, riakku mengalir kemanapun kau pergi.