Lagu lain dari Albe
Deskripsi
Pengarang: Alberto La Malfa
Produser: Alessandro Gemelli
Produser: Sventura
Vokal: Albe
Lirik dan terjemahan
Asli
Alle campagnole me ne devo. Eeh. E me ne vado alle campagnole.
Eeh.
Eeh.
C'è un posto che conosco da quando sono nato.
È dal 1999 che mi ha cambiato.
Noi tutti ce l'abbiamo e no, non parlo dello Stato, ma di quella sensazione che mi fa sentire grato.
E se non ti viene in mente perché magari è una persona, il tuo cane, il tuo migliore amico, il dove andavi a scuola.
Sì, ne avrai sempre bisogno, anche se ci sei già stato, perché serve ricordarti dove tutto è un po' partito. E scusami se insisto. Sì, scusami se insisto.
Voglio solo sapere dove, mi porterà questa canzone.
Sicuramente non lontano da te, perché poi tornerò comunque sempre a baita.
Tanto torno a baita.
Tornerò sempre a baita.
Sì, poi torno a baita.
E con baita intendo casa.
E no, non quella su in montagna, ma l'idea di una sciata, sai, non è che mi dispiaccia. E ad esempio nella mia ho la nebbia e la campagna, ho
Solferino come via. Infatti col vicino c'è battaglia.
Eeeh, è un amore un po' particolare, come quello fatto al buio col rumore delle autostrade.
Quindi scusami se insisto. Sì, scusami se insisto.
Voglio solo sapere dove mi porterà questa canzone.
Sicuramente non lontano da te, perché poi tornerò comunque sempre a baita.
Tanto torno a baita.
Tornerò sempre a baita.
Sì, poi torno a baita.
Baita è tutto. Baita l'è la vita.
Baita è la bellezza di averti come amica.
È il cerchio che si chiude, è un uovo che si schiude, è la voglia di tornarci e quindi insisto. Ma non voler sapere dove.
Perché a me bastan le persone che cantano questa canzone con me e non mi fan sentire altrove.
Mi fan sentire a baita. Uh, mi fan sentire a baita.
Tu mi fai sentire a baita.
E mi fai sentire a, mi fai sentire a, mi fai sentire a baita.
Eeh, eh, ah. Eeh, eh, ah.
E mi fai sentire a, mi fai sentire a baita.
-Ma scartì la stellina perché- -Beh, su, tranqui, tranqui.
No, che carta è entrata. . .
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku berhutang budi pada gadis-gadis desa. Eh. Dan aku akan pergi ke pedesaan.
Eh.
Eh.
Ada tempat yang kukenal sejak aku lahir.
Itu telah mengubah saya sejak 1999.
Kita semua memilikinya dan tidak, saya tidak berbicara tentang Negara, tetapi tentang perasaan yang membuat saya merasa bersyukur.
Dan jika itu tidak terlintas dalam pikiran karena mungkin itu adalah seseorang, anjing Anda, sahabat Anda, tempat Anda bersekolah.
Ya, Anda akan selalu membutuhkannya, meskipun Anda sudah pernah ke sana, karena ini membantu mengingatkan Anda di mana segala sesuatunya dimulai. Dan maaf jika saya bersikeras. Ya, maaf jika saya bersikeras.
Aku hanya ingin tahu kemana lagu ini akan membawaku.
Pastinya tidak jauh darimu, karena dengan begitu aku akan selalu kembali ke kabin kok.
Lagipula aku akan kembali ke kabin.
Saya akan selalu kembali ke kabin.
Ya, kalau begitu aku akan kembali ke kabin.
Dan yang saya maksud dengan kabin adalah rumah.
Dan bukan, bukan yang di atas pegunungan, tapi ide untuk bermain ski, Anda tahu, saya tidak keberatan. Dan misalnya di rumah saya, saya memiliki kabut dan pedesaan, saya punya
Solferino sebagai jalan. Malah terjadi perkelahian dengan tetangga.
Eeeh, ini cinta yang agak khusus, seperti cinta yang tercipta dalam kegelapan karena kebisingan jalan raya.
Jadi maafkan saya jika saya bersikeras. Ya, maaf jika saya bersikeras.
Aku hanya ingin tahu kemana lagu ini akan membawaku.
Pastinya tidak jauh darimu, karena dengan begitu aku akan selalu kembali ke kabin kok.
Lagipula aku akan kembali ke kabin.
Saya akan selalu kembali ke kabin.
Ya, kalau begitu aku akan kembali ke kabin.
Kabin adalah segalanya. Baita adalah kehidupan.
Baita adalah indahnya memilikimu sebagai teman.
Itu adalah lingkaran yang menutup, itu adalah telur yang menetas, itu adalah keinginan untuk kembali, jadi aku bersikeras. Tapi tidak mau tahu di mana.
Karena orang-orang yang menyanyikan lagu ini bersamaku dan tidak mengizinkanku mendengarnya di tempat lain sudah cukup bagiku.
Mereka membuatku merasa seperti berada di kabin. Uh, mereka membuatku merasa seperti berada di kabin.
Anda membuat saya merasa di rumah.
Dan Anda membuat saya merasa di, Anda membuat saya merasa di, Anda membuat saya merasa di kabin.
Eeh, eh, ah. Eeh, eh, ah.
Dan Anda membuat saya merasa di, Anda membuat saya merasa di kabin.
-Tapi dia membuang bintangnya karena- -Yah, jangan khawatir, jangan khawatir.
Tidak, kartu apa yang masuk. . .