Lagu lain dari irys
Deskripsi
Produser: lessman
Ansambel Piano: Martyna Juszczyk
Komposer: Martyna Juszczyk
Penulis Lirik: Martyna Juszczyk
Lirik dan terjemahan
Asli
Smakuje mi cisza, więc biorę całe jej brzmienie i słodzę ją cukrem.
Zabielam ją mlekiem i myślę, że zostanę dłużej.
Wciskam się w ściany jak witraż.
Przykrywam kożuchem i na klucz zamykam. Mimo że woła.
Mimo że krzyczy na mnie. Cała się chowam.
Mimo że tak mnie ładnie woła i woła.
Kleją się słowa, ja ogon pod kulam i pali mnie skóra. Mimo że woła. Mimo że krzyczy na mnie.
Cała się chowam. Mimo że tak mnie ładnie woła i woła.
Jest mnie połowa, a ja bezimienna figura woskowa.
Smakuje mi cisza, więc kładę ją na podniebienie. Jem po kawałku.
Przyprawiam milczeniem.
Ona mnie dobrze rozumie.
Amortyzuje upadek.
Ona odbicie lustrzane. Ona to moje niedoczekanie.
Tak kradnie, zabiera mi resztę istnienia i płytkim oddechem odciska na plecach.
Jak kundel pod domem oznacza swój teren i leje się na mnie gorzkim strumieniem, więc słodzę ją cukrem i zabielam mlekiem.
Skazana na pustkę, skazana na siebie.
Ubieram się w ciszę, tę bezterminową, a w niej przypominam figurę woskową.
Mimo że woła. Mimo że krzyczy na mnie. Cała się chowam.
Mimo że tak mnie ładnie woła, woła.
Kleją się słowa, ja ogon pod kulam i pali mnie skóra. Mimo że woła. Mimo że krzyczy na mnie.
Cała się chowam. Mimo że tak mnie ładnie woła i woła.
Kleją się słowa, ja ogon pod kulam i pali mnie skóra. Mimo że woła.
Mimo że krzyczy na mnie. Cała się chowam.
Mimo że tak mnie ładnie woła i woła.
Jest mnie połowa, a ja bezimienna figura woskowa.
Smakuje mi cisza.
Wciska w pusty witraż.
Ja ogon pod kulam, pali mnie skóra.
Smakuje mi cisza.
Echem mnie dobija. Mimo że woła.
Cała się chowam.
Smakuje mi cisza.
Spływa po policzkach.
A ja bezimienna figura woskowa.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya suka rasa keheningan, jadi saya ambil semua suaranya dan mempermanisnya dengan gula.
Saya memutihkannya dengan susu dan saya rasa saya akan bertahan lebih lama.
Saya menekan ke dinding seperti jendela kaca patri.
Saya menutupinya dengan mantel kulit domba dan menguncinya. Meskipun dia menelepon.
Meskipun dia berteriak padaku. aku semua bersembunyi.
Meskipun dia memanggilku dengan sangat baik.
Kata-kataku tersangkut, ekorku bergerak-gerak, dan kulitku terbakar. Meskipun dia menelepon. Meskipun dia berteriak padaku.
aku semua bersembunyi. Meskipun dia memanggilku dengan sangat baik.
Ada separuh diriku, dan aku adalah patung lilin tanpa nama.
Saya suka rasa keheningan, jadi saya menaruhnya di langit-langit mulut. Saya makan sepotong demi sepotong.
Saya membumbui dengan keheningan.
Dia memahamiku dengan baik.
Bantal terjatuh.
Dia adalah bayangan cermin. Dia adalah keputusasaanku.
Beginilah cara dia mencuri, merampas sisa keberadaanku dan meninggalkanku dengan nafas pendek di punggungku.
Seperti anjing kampung di luar rumah, ia menandai wilayahnya dan menuangkan aliran pahit ke tubuhku, jadi aku mempermanisnya dengan gula dan memutihkannya dengan susu.
Terkutuk dalam kehampaan, terkutuk pada dirinya sendiri.
Aku berpakaian dalam keheningan, keheningan tanpa batas ini, dan di dalamnya aku menyerupai patung lilin.
Meskipun dia menelepon. Meskipun dia berteriak padaku. aku semua bersembunyi.
Meskipun dia memanggilku dengan sangat baik, dia memanggilku.
Kata-kataku tersangkut, ekorku bergerak-gerak, dan kulitku terbakar. Meskipun dia menelepon. Meskipun dia berteriak padaku.
aku semua bersembunyi. Meskipun dia memanggilku dengan sangat baik.
Kata-kataku tersangkut, ekorku bergerak-gerak, dan kulitku terbakar. Meskipun dia menelepon.
Meskipun dia berteriak padaku. aku semua bersembunyi.
Meskipun dia memanggilku dengan sangat baik.
Ada separuh diriku, dan aku adalah patung lilin tanpa nama.
Saya menikmati keheningan.
Dia menekan jendela kaca patri yang kosong.
Ekorku berkedut, kulitku terbakar.
Saya menikmati keheningan.
Gemanya membunuhku. Meskipun dia menelepon.
aku semua bersembunyi.
Saya menikmati keheningan.
Itu mengalir di pipimu.
Dan aku adalah patung lilin tanpa nama.