Lagu lain dari Eren Karayılan
Lagu lain dari Deniz İlke
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer: Cihan Samur
Produser Studio: Musik Gelap DARK'N
Lirik dan terjemahan
Asli
Senin bence gidesin var. Hani nerede eski hevesin yar?
Saçım aksa sensin sebebim yar.
Alacaksan son bir nefesim var. Ateş olsan senle yanasım var.
Küle dönsem de yine kalasım var.
Toz oldum bak solunda -yarasında. -Bir umut söndü gözünün karasında.
Yükledim dertleri yine sırtıma. Daha çok varken hem de kırkıma.
Yanışır vedalar da rıhtıma. Meltem olmadan deli bir fırtına. Meltem olmadan deli bir fırtına.
Çak kibriti yak hadi tılsıma. Yenik düşmeden bu hırsıma.
Geleceksen vakit geç olmadan -gel. -Yoluna baş koydum.
Deli gönül beni çok yordun. Geçip gider ömür.
Yoluna baş koydum.
-Deli gönül beni çok yordun.
-Senin bence gidesin var.
Hani nerede eski hevesin yar? Saçım aksa sensin sebebim yar.
Alacaksan son bir nefesim var.
Ateş olsan senle yanasım var. Küle dönsem de yine kalasım var.
Toz oldum bak -solunda yarasında.
-Bir umut söndü gözünün karasında.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya pikir kamu harus pergi. Dimana semangat lamamu?
Jika rambutku tipis, kamulah alasannya, kawan.
Aku punya satu nafas terakhir jika kamu mau menerimanya. Jika kamu api, aku akan bersamamu.
Sekalipun aku berubah menjadi abu, aku masih punya papan.
Lihat, aku telah menjadi debu di sebelah kirimu - di lukamu. -Sebuah harapan memudar dari matanya.
Aku menaruh masalah di punggungku lagi. Sementara masih ada lagi yang harus dicukur.
Perpisahan datang ke dermaga. Badai gila tanpa angin sepoi-sepoi. Badai gila tanpa angin sepoi-sepoi.
Nyalakan korek api dan nyalakan jimatnya. Tanpa menyerah pada ambisiku.
Jika Anda datang, datanglah sebelum terlambat. -Aku mengikuti jalanmu.
Gila hati, kamu membuatku sangat lelah. Hidup berlalu.
Aku mengarahkan pandanganku padanya.
-Gila hati, kamu membuatku sangat lelah.
-Saya pikir kamu harus pergi.
Dimana semangat lamamu? Jika rambutku tipis, kamulah alasannya, kawan.
Aku punya satu nafas terakhir jika kamu mau menerimanya.
Jika kamu api, aku akan bersamamu. Sekalipun aku berubah menjadi abu, aku masih punya papan.
Lihat, aku debu - di sebelah kirimu, di lukamu.
-Sebuah harapan memudar dari matanya.