Lagu lain dari Lili Em
Deskripsi
Pemain Terkait: Lili Em
Komposer, Penulis Lirik: Emmanuelle Mery
Aransemen, Produser: Vivien Bouchet
Lirik dan terjemahan
Asli
J'ai mis de l'encre, de l'encre noire, couchée là sur un papier, dessiné mon lit pour ce soir, des draps de soie pour m'allonger.
J'ai mis de l'encre, de l'encre à choix, juste m'asseoir et écouter, toi l'insolente en manteau noir, un mot de plus pour y plonger.
Je veux te suivre dans ce couloir, à ta démarche chaloupée, toi l'envoutante en robe du soir, la somnolente venue frapper.
Je t'ai vue maquillée ce soir, un peu de fard au creux des yeux, au ras des cils un crayon noir, aux lèvres un rouge silencieux. Je mets de l'encre, de l'encre à vide.
Ce soir, je veux tant t'aimer, à ton regard deviens liquide, à tes avances et succomber.
Je mets du manque, de l'encre, de l'être quelque part là pour exister, au fil de l'eau, au bord m'arrête.
Je mets du manque, de l'encre m'arrête quelque part là pour exister, au fil de l'eau, au bord de l'être.
De l'encre noire, je suis.
De l'encre noire, je suis.
Je veux me fondre à ton dessin.
Ce soir, je ne veux résister à la fumée et au brouillard, un pas de plus pour y sombrer.
Je ne veux pas lutter, je suis captive à ta triste beauté, quelque part entre rien et lui, la belle de nuit venue frapper.
Je ne veux pas lutter, je suis captive à ton triste miroir, à côté d'une fleur de vie venue offrir à mon parloir.
De l'encre noire, je suis.
De l'encre noire, je suis.
La-la, la-la. La-la, la-la, la-la.
De l'encre noire, je suis.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku menaruh tinta, tinta hitam, berbaring di sana di atas kertas, menarik tempat tidurku untuk malam ini, seprai sutra untuk berbaring.
Saya memasukkan tinta, tinta pilihan, duduk saja dan dengarkan, Anda kurang ajar yang berjas hitam, satu kata lagi untuk diselami.
Aku ingin mengikutimu di koridor ini, dengan gaya berjalanmu yang bergoyang, kamu yang menawan dalam gaun malammu, kamu yang mengantuk datang mengetuk.
Aku melihatmu memakai riasan malam ini, sedikit bayangan di cekungan matamu, pensil hitam di bulu matamu, lipstik senyap di bibirmu. Saya menaruh tinta, tinta kosong.
Malam ini, aku ingin sekali mencintaimu, hingga tatapanmu menjadi cair, hingga rayuanmu dan mengalah.
Aku menaruh kekurangan, tinta, berada di suatu tempat untuk eksis, di sepanjang arus, di tepian menghentikanku.
Aku menaruh kekurangan, tinta menghentikanku di suatu tempat di sana untuk berada, di sepanjang arus, di tepi keberadaan.
Tinta hitam, aku.
Tinta hitam, aku.
Saya ingin berbaur dengan gambar Anda.
Malam ini, aku tak ingin menahan asap dan kabut, selangkah lebih dekat untuk tenggelam ke dalamnya.
Aku tak ingin berkelahi, aku terpikat oleh kecantikanmu yang menyedihkan, di suatu tempat antara ketiadaan dan dia, keindahan malam datang menyerang.
Aku tak ingin melawan, aku tertahan di cermin sedihmu, di samping sekuntum bunga kehidupan yang datang menawarkanku di ruang tamuku.
Tinta hitam, aku.
Tinta hitam, aku.
La-la, la-la. La-la, la-la, la-la.
Tinta hitam, aku.