Lagu lain dari Myla
Deskripsi
Direkam Oleh: Mathis Ndiaye
Vokal: Myla
Gitar: Raphael Berrien
Masterer, Mixer, Produser: Simon Nathan Rosenfeld
Piano: Simon Nathan Rosenfeld
Komposer, Penulis: Myla
Komposer, Penulis: Simon Nathan Rosenfeld
Lirik dan terjemahan
Asli
Late night car ride, killing time with your hand in mine.
Mid-July, I call you mine although it ain't right.
Terrified it'll turn into something I deny, something that he can't allow.
Is it a crime to knock on his door with such a guilty heart?
Is it a crime falling in love with someone so divine?
Midnight crash out, I thought we could make it in time.
Turns out you said goodbye with them tears in your eyes.
Told myself I'd wait until you'd call me back, you'd call me, but you never called me back.
And now I'm waiting, praying, faking behind Hollywood.
My hope was gone, all the stars moved on.
They found me wasted, screaming, crying on the cast out floor, face to face with God.
Is it a crime to knock on his door with such a guilty heart?
Is it a crime falling in love with someone so divine?
Don't care what I believe in, I'm not confessing.
There's no reason in hiding the feeling, there's no sin in loving.
Don't mean no fighting, I know you're thinking.
There's no reason in hiding the feeling, there's no sin in loving.
Is it a crime to knock on his door with such a guilty heart?
Is it a crime falling in love with someone so divine?
Terjemahan bahasa Indonesia
Naik mobil larut malam, menghabiskan waktu dengan tanganmu di tanganku.
Pertengahan Juli, aku menyebutmu milikku meski itu tidak benar.
Takut itu akan berubah menjadi sesuatu yang aku tolak, sesuatu yang tidak bisa dia izinkan.
Apakah mengetuk pintunya dengan hati yang bersalah merupakan suatu kejahatan?
Apakah jatuh cinta pada seseorang yang begitu ilahi merupakan suatu kejahatan?
Kecelakaan tengah malam, kupikir kita bisa tiba tepat waktu.
Ternyata kamu pamit dengan mereka dengan air mata berlinang.
Kubilang pada diriku sendiri aku akan menunggu sampai kamu meneleponku kembali, kamu akan meneleponku, tapi kamu tidak pernah meneleponku kembali.
Dan sekarang saya menunggu, berdoa, berpura-pura di belakang Hollywood.
Harapanku sirna, semua bintang pun bergerak maju.
Mereka mendapati aku terbuang sia-sia, menjerit-jerit, menangis di lantai yang terbuang, bertatap muka dengan Tuhan.
Apakah mengetuk pintunya dengan hati yang bersalah merupakan suatu kejahatan?
Apakah jatuh cinta pada seseorang yang begitu ilahi merupakan suatu kejahatan?
Tidak peduli apa yang saya yakini, saya tidak mengaku.
Tidak ada alasan untuk menyembunyikan perasaan, tidak ada dosa dalam mencintai.
Bukan berarti tidak boleh berkelahi, saya tahu Anda sedang berpikir.
Tidak ada alasan untuk menyembunyikan perasaan, tidak ada dosa dalam mencintai.
Apakah mengetuk pintunya dengan hati yang bersalah merupakan suatu kejahatan?
Apakah jatuh cinta pada seseorang yang begitu ilahi merupakan suatu kejahatan?