Lagu lain dari Lady Gaga
Lagu lain dari Bruno Mars
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer, Produser: Bruno Mars
Penulis Lirik Komposer, Produser: Dernst "D'Mile" Emile II
Produser, Komposer Penulis Lirik: Lady Gaga
Penulis Lirik Komposer, Produser: Andrew Watt
Insinyur: Charles Moniz
Insinyur: Paul LaMalfa
Insinyur Tambahan: Marco Sonzini
Merekam Insinyur Kedua: Alex Resoagli
Merekam Insinyur Kedua: Tyler Harris
Insinyur Pencampur: Serban Ghenea
Insinyur: Bryce Bordone
Insinyur Utama: Randy Merrill
Penulis Lirik Komposer: James Fauntleroy
Lirik dan terjemahan
Asli
I,
I just woke up from a dream, where you and I had to say goodbye.
And I don't know what it all means, but since I survived, I realized. . . Wherever you go, that's where
I'll follow.
Nobody's promised tomorrow, so I'ma love you every night like it's the last night, like it's the last night!
If the world was ending, I'd wanna be next to you.
If the party was over and our time on Earth was through, I'd wanna hold you just for a while, and die with a smile.
If the world was ending, I'd wanna be next to you.
Oh, lost, lost in the words that we scream.
I don't even wanna do this anymore, 'cause you already know what you mean to me. And our love's the only war worth fighting for.
Wherever you go, that's where I'll follow.
Nobody's promised tomorrow, so I'ma love you every night like it's the last night, like it's the last night!
If the world was ending, I'd wanna be next to you.
If the party was over and our time on Earth was through,
I'd wanna hold you just for a while, and die with a smile.
If the world was ending, I'd wanna be next to you.
Right next to you.
Next to you.
Right next to you.
Oh, oh!
If the world was ending, I'd wanna be next to you.
If the party was over and our time on Earth was through, I'd wanna hold you just for a while, and die with a smile.
If the world was ending, I'd wanna be next to you.
If the world was ending, I'd wanna be next to you.
I'd wanna be next to you.
Terjemahan bahasa Indonesia
saya,
Saya baru saja terbangun dari mimpi, di mana Anda dan saya harus mengucapkan selamat tinggal.
Dan aku tidak tahu apa arti semua itu, tapi sejak aku selamat, aku sadar. . . Ke mana pun Anda pergi, di sanalah tempatnya
saya akan mengikuti.
Tidak ada yang menjanjikan hari esok, jadi aku mencintaimu setiap malam seperti ini malam terakhir, seperti ini malam terakhir!
Jika dunia ini berakhir, aku ingin berada di sampingmu.
Jika pestanya sudah selesai dan waktu kita di Bumi sudah habis, aku ingin memelukmu sebentar saja, dan mati dengan senyuman.
Jika dunia ini berakhir, aku ingin berada di sampingmu.
Oh, tersesat, tersesat dalam kata-kata yang kita teriakkan.
Aku bahkan tidak ingin melakukan ini lagi, karena kamu sudah tahu apa maksudmu padaku. Dan cinta kita adalah satu-satunya perang yang patut diperjuangkan.
Ke mana pun kamu pergi, ke sanalah aku akan mengikuti.
Tidak ada yang menjanjikan hari esok, jadi aku mencintaimu setiap malam seperti ini malam terakhir, seperti ini malam terakhir!
Jika dunia ini berakhir, aku ingin berada di sampingmu.
Jika pestanya telah usai dan masa hidup kita di bumi telah usai,
Aku ingin memelukmu sebentar, dan mati dengan senyuman.
Jika dunia ini berakhir, aku ingin berada di sampingmu.
Tepat di sebelahmu.
Di sebelahmu.
Tepat di sebelahmu.
Oh oh!
Jika dunia ini berakhir, aku ingin berada di sampingmu.
Jika pestanya sudah selesai dan waktu kita di Bumi sudah habis, aku ingin memelukmu sebentar saja, dan mati dengan senyuman.
Jika dunia ini berakhir, aku ingin berada di sampingmu.
Jika dunia ini berakhir, aku ingin berada di sampingmu.
Aku ingin berada di sampingmu.