Lagu lain dari Bovska
Deskripsi
Produser: Archie Shevsky
Komposer: Bovska
Komposer: Archie Shevsky
Penulis Lirik: Bovska
Insinyur Campuran: Archie Shevsky
Insinyur Utama: Leszek Kamiński
Vokal: Bovska
Vokal Latar Belakang: Bovska
Gitar Bass: Mateusz Tomaszewski
Gitar Listrik: Artur Twarowski
Gitar Listrik: Archie Shevsky
Ukulele: Archie Shevsky
Keyboard: Archie Shevsky
Vokal Latar Belakang: Archie Shevsky
Perkusi: Archie Shevsky
Insinyur Perekaman: Mateusz Michalik
Insinyur Perekaman: Archie Shevsky
Lirik dan terjemahan
Asli
Płynę, jeszcze metry i znów zobaczę drugi brzeg.
Gdy tam stanę, może będzie trochę lżej.
Choć pływam dobrze, nurt porywa mnie.
Może płynąć z prądem czasem jest okej.
Tak naprawdę to zwyczajnie nie mam szans.
Nie zawrócę kijem Wisły, mówię pas.
Gdy mi w oczy z siłą trzysta wieje wiatr, ja poczekam sobie.
Nikt nie płacze wiecznie, nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce.
Nikt nie płacze wiecznie, nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce.
Płynę, jestem swoją rzeką, znam jej każdy wir. Stawia mnie na nogi nadwiślański świt.
Moja w nim Warszawa budzi się ze snu.
Ja poczekam sobie.
Nikt nie płacze wiecznie, nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce.
Nikt nie płacze wiecznie, nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce.
Nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce.
Nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce.
Nikt nie płacze wiecznie, nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce, nawet moje serce.
Nikt nie płacze wiecznie, nikt nie płacze wiecznie, nawet moje serce, nawet moje serce.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya berenang, tinggal beberapa meter lagi dan saya akan melihat pantai seberang lagi.
Begitu saya berdiri di sana, mungkin segalanya akan menjadi sedikit lebih mudah.
Meskipun aku pandai berenang, arus membawaku pergi.
Mungkin mengikuti arus kadang tidak apa-apa.
Faktanya, saya tidak punya peluang.
Saya tidak akan mengembalikan Vistula dengan tongkat, kataku lulus.
Saat angin bertiup ke mataku dengan kekuatan tiga ratus, aku akan menunggu.
Tidak ada yang menangis selamanya, tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku pun tidak.
Tidak ada yang menangis selamanya, tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku pun tidak.
Aku mengalir, aku adalah sungaiku sendiri, aku mengetahui setiap pusaran airnya. Fajar di Vistula membuatku bangkit kembali.
Warsawa saya di dalamnya terbangun dari tidurnya.
saya akan menunggu.
Tidak ada yang menangis selamanya, tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku pun tidak.
Tidak ada yang menangis selamanya, tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku pun tidak.
Tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku pun tidak.
Tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku pun tidak.
Tidak ada yang menangis selamanya, tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku, bahkan hatiku pun tidak.
Tidak ada yang menangis selamanya, tidak ada yang menangis selamanya, bahkan hatiku, bahkan hatiku pun tidak.