Lagu lain dari Vincent Lima
Deskripsi
Insinyur Rekaman, Produser, Insinyur Pencampur: Jack Riley
Vokalis, Komposer Penulis Lirik: Vincent Lima
Insinyur Master: James Krausse
Lirik dan terjemahan
Asli
Sittin' unscathed on a pile of ash
She just smiled and put out the last flare on her dress
I surely thought we'd be burnt like the rest
Could it be that we're next or the only thing left?
I've watched every tragedy, waiting my turn
Now, I'm wasting my courage, just fearing the worst
'Cause, you stood and held me as everything burned
Now, I'm one day removed from the worst day on earth
So, take both my hands
Spin me around
I'm real in your arms
That's enough for right now
We've been through the past
We're still here somehow
You made it all real
When you said it out loud
We turned and we walked toward the chirp of the birds
As a droplet of rain found a home in the dirt
Oh, life tried to teach me it only gets worse
But, I met you just after the end of the world
There's spring in the distance, our backs to the smoke
And, my soul stirs so gently, it blends in with yours
We stood here together while everything burned
Now, we're one day removed from the worst day on earth
So, take both my hands
Spin me around
I'm real in your arms
That's enough for right now
We've been through the past
We're still here somehow
You made it all real
When you said it out loud
I don't care if we're next in the morning
Or the only thing left in the room
'Cause, I finally trust that you love me
And I finally think I love you
I don't care if we're next in the morning
Or the only thing left in the room
'Cause, I finally trust that you love me
And I finally think I love you
So, give me your hands
I'll spin you around
You're real in my arms
I won't put you back down
We've been through the past
We're still here somehow
We make this all real
When we say it out loud
Terjemahan bahasa Indonesia
Duduk tanpa cedera di atas tumpukan abu
Dia hanya tersenyum dan mengeluarkan suar terakhir pada gaunnya
Saya tentu mengira kami akan terbakar seperti yang lainnya
Mungkinkah kita yang berikutnya atau satu-satunya yang tersisa?
Saya telah menyaksikan setiap tragedi, menunggu giliran saya
Sekarang, aku menyia-nyiakan keberanianku, hanya takut akan kemungkinan terburuk
Karena, kamu berdiri dan memelukku saat semuanya terbakar
Sekarang, suatu hari saya telah dihapus dari hari terburuk di dunia
Jadi, ambillah kedua tanganku
Putar aku
Aku nyata dalam pelukanmu
Itu cukup untuk saat ini
Kita sudah melalui masa lalu
Bagaimanapun, kita masih di sini
Anda membuat semuanya menjadi nyata
Saat kamu mengatakannya dengan lantang
Kami berbalik dan berjalan menuju kicauan burung
Bagaikan tetesan air hujan menemukan sebuah rumah di dalam tanah
Oh, kehidupan mencoba mengajariku bahwa hal itu malah menjadi lebih buruk
Tapi, aku bertemu denganmu tepat setelah akhir dunia
Ada musim semi di kejauhan, kita membelakangi asap
Dan, jiwaku bergerak begitu lembut, menyatu dengan jiwamu
Kami berdiri di sini bersama-sama sementara semuanya terbakar
Kini, satu hari telah berlalu dari hari terburuk di muka bumi
Jadi, ambillah kedua tanganku
Putar aku
Aku nyata dalam pelukanmu
Itu cukup untuk saat ini
Kita sudah melalui masa lalu
Bagaimanapun, kita masih di sini
Anda membuat semuanya menjadi nyata
Saat kamu mengatakannya dengan lantang
Aku tidak peduli jika kita bertemu lagi besok pagi
Atau satu-satunya yang tersisa di ruangan itu
Karena, aku akhirnya percaya bahwa kamu mencintaiku
Dan akhirnya aku berpikir aku mencintaimu
Aku tidak peduli jika kita bertemu lagi besok pagi
Atau satu-satunya yang tersisa di ruangan itu
Karena, aku akhirnya percaya bahwa kamu mencintaiku
Dan akhirnya aku berpikir aku mencintaimu
Jadi, berikan aku tanganmu
Aku akan memutarmu
Kamu nyata dalam pelukanku
Aku tidak akan menurunkanmu kembali
Kita sudah melalui masa lalu
Bagaimanapun, kita masih di sini
Kami menjadikan ini semua nyata
Saat kita mengatakannya dengan lantang