Lagu lain dari Vincent Lima
Deskripsi
Insinyur Pencampur, Produser, Insinyur Rekaman: Jack Riley
Penulis Lirik Komposer, Vokalis: Vincent Lima
Insinyur Tambahan: Jeremy Fedryk
Insinyur Master: James Krausse
A&R: Richard Cohen
A&R: Jacqueline Winkler
Koordinator Aand R: Gloria Jozwicki
Aand Radministrator: Gabrielle Rosen
Lirik dan terjemahan
Asli
A hand was softly extended.
A single flower lay at her feet.
You, who loved me so gently, but damned us to end incomplete.
I can't stay where you left me, at the crossing of age, time, and fate.
I'll be yours in your memory, but only in the next life I create.
Maybe it's time, time that I fade from view.
Maybe it's time, time that I fade from view.
I reached the top of the pathway, and nervously spanned my last gaze.
She took one more step in defiance, as a single tear clung to her face.
I turned forward, but stood in one place, as the image of her slowly faded away. "Her was real, was I not?
" as her voiceless exclaimed.
"How can something so real be so quickly erased?
Tell me you won't let me fade from here.
Tell me you won't let me fade from here.
Tell her you loved her right up 'til the end.
Tell her to love you with everything that is. "
And darling, I won't let you fade from here.
And darling, I won't let you fade from here.
Terjemahan bahasa Indonesia
Sebuah tangan terulur dengan lembut.
Sekuntum bunga tergeletak di kakinya.
Kamu, yang mencintaiku dengan begitu lembut, tapi mengutuk kita hingga berakhir tidak lengkap.
Aku tidak bisa tinggal di tempat kau meninggalkanku, di persimpangan usia, waktu, dan takdir.
Aku akan menjadi milikmu dalam ingatanmu, tapi hanya di kehidupan selanjutnya yang aku ciptakan.
Mungkin sudah waktunya, saatnya aku menghilang dari pandangan.
Mungkin sudah waktunya, saatnya aku menghilang dari pandangan.
Aku mencapai puncak jalan setapak, dan dengan gugup mengalihkan pandangan terakhirku.
Dia mengambil satu langkah lagi untuk menantang, ketika setetes air mata menempel di wajahnya.
Aku berbalik ke depan, tapi berdiri di satu tempat, saat bayangan dirinya perlahan memudar. "Dia nyata, bukan?
" serunya yang tak bersuara.
"Bagaimana sesuatu yang begitu nyata bisa terhapus begitu cepat?
Katakan padaku kamu tidak akan membiarkanku menghilang dari sini.
Katakan padaku kamu tidak akan membiarkanku menghilang dari sini.
Katakan padanya kamu mencintainya sampai akhir.
Katakan padanya untuk mencintaimu dengan apa pun yang ada. "
Dan sayang, aku tidak akan membiarkanmu menghilang dari sini.
Dan sayang, aku tidak akan membiarkanmu menghilang dari sini.