Lagu lain dari Adèle & Robin
Deskripsi
Pemain Terkait: Adèle & Robin
Penulis Lirik, Komposer: Adèle Couvert
Komposer, Penulis Lirik: Robin Douady
Produser: Léo Chatelier
Insinyur Pencampur, Insinyur Mastering: Damien Bolo
Insinyur Mastering, Insinyur Pencampur: Spectrum Studio
Lirik dan terjemahan
Asli
Avec toi, j'ai essayé d'être honnête.
Pour la première fois, j'ai montré ce qu'il y a en moi, ce qui laisse des traces, ce qui ne s'efface pas.
-Des ratures, j'en ai fait plein.
-J'ai longtemps, j'ai longtemps cru -qu'c'était grave, mais c'est rien.
-C'est le moment, c'est le moment de changer, pleurer, rire, se remettre en question.
J'ai longtemps, j'ai longtemps eu peur d'écrire ma vie au brouillon.
-C'est le moment, c'est le moment.
-Dans tes bras, à l'abri des regards, j'essaie parfois de danser dans le noir, d'accepter mon corps sans le voir, sans mon reflet dans la. . .
Place.
Enfin, je me sens à ma place.
-Des ratures, j'en ai fait plein.
-J'ai longtemps, j'ai longtemps cru -qu'c'était grave, mais c'est rien.
-C'est le moment, c'est le moment de changer, pleurer, rire, se remettre en question.
J'ai longtemps, j'ai longtemps eu peur d'écrire ma vie au brouillon.
C'est le moment, c'est le moment.
Je t'ai montré mes failles, tu me dis qu'tu t'en fous.
Avec toi, j'ai enfin choisi d'être moi.
J'avais peur qu'tu t'en ailles, tu m'as dit qu'j'étais fou. Dans tes bras, j'ai plus peur.
Des ratures, j'en ai fait plein.
J'ai longtemps, j'ai longtemps cru qu'c'était grave, mais c'est rien.
C'est le moment, c'est le moment de changer, pleurer, rire, se remettre en -question.
-J'ai longtemps, j'ai longtemps eu peur -d'écrire ma vie au brouillon.
-C'est le moment, c'est le moment.
Terjemahan bahasa Indonesia
Bersamamu, aku mencoba jujur.
Untuk pertama kalinya, saya menunjukkan apa yang ada di dalam diri saya, apa yang meninggalkan bekas, apa yang tidak luntur.
-Aku membuat banyak penghapusan.
-Saya berpikir lama sekali, saya pikir itu serius, tapi ternyata bukan apa-apa.
-Sudah waktunya, saatnya berubah, menangis, tertawa, mempertanyakan diri sendiri.
Untuk waktu yang lama, saya takut menulis hidup saya dalam rancangan kasar.
-Sudah waktunya, sudah waktunya.
-Dalam pelukanmu, tanpa terlihat, terkadang aku mencoba menari dalam kegelapan, menerima tubuhku tanpa melihatnya, tanpa bayanganku di dalamnya. . .
Tempat.
Akhirnya, saya merasa menjadi bagiannya.
-Aku membuat banyak penghapusan.
-Saya berpikir lama sekali, saya pikir itu serius, tapi ternyata bukan apa-apa.
-Sudah waktunya, saatnya berubah, menangis, tertawa, mempertanyakan diri sendiri.
Untuk waktu yang lama, saya takut menulis hidup saya dalam rancangan kasar.
Sudah waktunya, sudah waktunya.
Aku sudah menunjukkan kekuranganku padamu, kamu bilang padaku kamu tidak peduli.
Bersamamu, aku akhirnya memilih menjadi diriku sendiri.
Aku takut kamu akan pergi, kamu bilang aku gila. Di pelukanmu, aku lebih takut.
Saya membuat banyak penghapusan.
Untuk waktu yang lama, saya pikir ini serius, tapi ternyata bukan apa-apa.
Inilah waktunya untuk berubah, menangis, tertawa, mempertanyakan diri sendiri.
-Aku sudah lama, aku sudah lama takut -menulis hidupku dalam draf kasar.
-Sudah waktunya, sudah waktunya.