Lagu lain dari reezy
Deskripsi
Insinyur Pencampur, Komposer, Pemain Terkait, Penulis Lirik, Produser: reezy
Produser: Berky
Produser: Sonus030
Insinyur Pencampur, Insinyur Mastering: Odrizz
Insinyur Pencampur: Leonhard Elsner
Lirik dan terjemahan
Asli
Ich bin lonely mit meinen Thoughts, egal auf welcher Art.
Sie verstehen mich eh nicht.
Egal auf welcher Sprache, egal, was ich ihnen sage, sie verstehen mich eh nicht, no. Ich drop meine Thoughts auf mein iPhone.
Ich hab lange Zeit gebacken, doch es war kein Brot.
Ich muss die Ausgaben wieder reinholen, denn das Einzige, das sicher ist, ist mein Tod. Heut' hab ich 'ne Menge, dass ich meins nennen kann. Bei
Materiellem sah ich auf den Preis nicht an.
Ich komm' aus den Favelas so wie baile funk. Manche gingen rein und wurden geisteskrank.
Manche sahen noch nie einen weißen Strand. Ich meine, viele von uns kennen nicht mal ihr Heimatland.
In letzter Zeit kommt mir das alles fake vor wie der Jake Paul Mike Tyson Kampf.
Oh mein Gott, ich bin jeden Tag dankbar, doch ich schwimm' in der See ohne Anker.
Wir brauchen einen Fels in der Brandung, doch es gibt keine Helden in Frankfurt, yeah.
Ich bin lonely mit meinen Thoughts, egal auf welcher Art.
Sie verstehen mich eh nicht.
Egal auf welcher Sprache, egal, was ich ihnen sage, sie verstehen mich eh nicht, no.
Ich bin lonely mit meinen Thoughts, egal, was ich ihnen sag', sie verstehen mich eh nicht.
Egal auf welcher Sprache, egal, was ich ihnen sage, sie verstehen mich eh nicht.
Ich hab meine eigenen Problems, mehr kann ich nicht zählen. Auch ein Dolmetscher bringt ihn nicht, um mich zu verstehen.
Manche wurden von den Frauen um den Finger gedreht und manche haben sich danach mit dem Liquor gelehnt. Ich hab den Pain auch gespürt, glaub mir, in jeder Pore.
Ich bleib gerade, auch in jeder Kurve, weil ich seit meiner Kindheit schon so bin.
Ich halte es unten mit Blick Richtung oben.
Ich bin lonely mit meinen Thoughts, egal auf welcher Art.
Sie verstehen mich eh nicht.
Egal auf welcher Sprache, egal, was ich ihnen sage, sie verstehen mich eh nicht. Meine Augen sprechen Bände, doch ihre Augen sind verbunden. Ich starr'
Löcher in die Wände, schon seit Tausenden von Stunden.
Auf der Suche nach Glück hab' ich nur Traurigkeit gefunden.
Sie verstehen mich eh nicht, no.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku kesepian dengan pikiranku, tidak peduli apa pun jenisnya.
Lagipula kamu tidak mengerti aku.
Tidak peduli bahasa apa, tidak peduli apa yang saya katakan kepada mereka, mereka tetap tidak memahami saya, tidak. Aku membuang pikiranku pada iPhone-ku.
Saya memanggangnya lama sekali, tapi itu bukan roti.
Saya harus mengganti biayanya karena satu-satunya hal yang pasti adalah kematian saya. Hari ini saya memiliki banyak hal yang dapat saya sebut sebagai milik saya. Di
Saya tidak melihat harga secara material.
Saya berasal dari favela seperti baile funk. Beberapa masuk dan menjadi sakit mental.
Beberapa belum pernah melihat pantai putih. Maksudku, banyak dari kita bahkan tidak tahu negara asal kita.
Akhir-akhir ini semuanya tampak palsu bagi saya seperti pertarungan Jake Paul Mike Tyson.
Ya Tuhan, aku bersyukur setiap hari, tapi aku berenang di laut tanpa jangkar.
Kita butuh soliditas, tapi tidak ada pahlawan di Frankfurt, ya.
Aku kesepian dengan pikiranku, tidak peduli apa pun jenisnya.
Lagipula kamu tidak mengerti aku.
Tidak peduli bahasa apa, tidak peduli apa yang saya katakan kepada mereka, mereka tetap tidak memahami saya, tidak.
Aku kesepian dengan pikiranku, apapun yang kukatakan pada mereka, toh mereka tidak memahamiku.
Tidak peduli bahasa apa, tidak peduli apa yang saya katakan kepada mereka, mereka tetap tidak memahami saya.
Saya punya masalah sendiri, saya tidak bisa menghitungnya lagi. Bahkan seorang penerjemah pun tidak dapat membantunya memahami saya.
Beberapa diputar-putar oleh para wanita dan beberapa lagi bersandar pada minuman keras setelahnya. Saya juga merasakan sakitnya, percayalah, di setiap pori-pori.
Saya tetap lurus, bahkan di setiap tikungan, karena itulah yang saya alami sejak saya masih kecil.
Saya menahannya menghadap ke atas.
Aku kesepian dengan pikiranku, tidak peduli apa pun jenisnya.
Lagipula kamu tidak mengerti aku.
Tidak peduli bahasa apa, tidak peduli apa yang saya katakan kepada mereka, mereka tetap tidak memahami saya. Mataku berbicara banyak, tapi matanya ditutup matanya. aku menatap
Lubang di dinding selama ribuan jam.
Dalam mencari kebahagiaan aku hanya menemukan kesedihan.
Lagipula kamu tidak mengerti aku, tidak.