Deskripsi
Penulis Lirik, Komposer: Alfonso Caballero Romero
Lirik dan terjemahan
Asli
Te vas sin volver la cara, por lo mucho que yo te quería, te vas sin volver la cara.
Yo solito guiso el caldo que me lleva a los enredos y ahora en una encrucijada creo que son artilleros.
Solamente son espejos con pintura desrellenta, me tiro a los azules con que el flaco esparto me cubre la campanilla y los labios.
Hoy resurjo como ayer, entre el misterio y la niebla, y no paro a ver con quién me embarco en otra pasión, pasión.
Hay un derribo en la casa donde vivo.
Quiero ponerme en contacto conmigo y no sé dónde estoy.
Hay un derribo en la casa donde vivo.
Quiero ponerme en contacto conmigo y no sé dónde estoy.
No entiendo de entendimientos, tengo un tigre en las entrañas y una serpiente en la frente que me confunde y me arrastra.
No soporto el peso ajeno, ¡vaya puta pesadilla!
Me cargo y me parapeto, pero me crecen semillas de recuerdo y monsega.
Me aplacaron anteayer con una sola mirada.
Se hizo de hielo tu piel cuando me viste perder.
Dame algo pa' comer, estoy loco por morder. ¡Ponte contra la pared!
Hay un derribo en la casa donde vivo.
Quiero ponerme en contacto conmigo y no sé dónde estoy.
Hay un derribo en la casa donde vivo.
Quiero ponerme en contacto conmigo y no sé dónde estoy.
Hay un derribo en la casa donde vivo.
Quiero ponerme en contacto conmigo y no sé dónde estoy.
Hay un derribo en la casa donde vivo.
Quiero ponerme en contacto conmigo y no sé dónde estoy.
Hay un derribo.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kamu pergi tanpa memalingkan wajahmu, karena betapa aku mencintaimu, kamu pergi tanpa memalingkan wajahmu.
Saya sendiri yang memasak kaldu yang membawa saya ke keterikatan dan sekarang di persimpangan jalan saya pikir mereka adalah pasukan artileri.
Itu hanya cermin dengan cat pudar, aku beralih ke warna biru yang menutupi bel dan bibirku dengan rumput esparto tipis.
Hari ini aku muncul kembali seperti kemarin, antara misteri dan kabut, dan aku tak berhenti untuk melihat dengan siapa aku memulai gairah yang lain, gairah.
Ada pembongkaran di rumah tempat saya tinggal.
Saya ingin menghubungi saya dan saya tidak tahu di mana saya berada.
Ada pembongkaran di rumah tempat saya tinggal.
Saya ingin menghubungi saya dan saya tidak tahu di mana saya berada.
Aku tidak mengerti pengertiannya, ada seekor harimau di dalam perutku dan seekor ular di dahiku yang membuatku bingung dan menyeretku.
Saya tidak tahan dengan beban orang lain, sungguh mimpi buruk!
Saya mengambil kendali dan membela diri, namun benih ingatan dan monsega tumbuh dalam diri saya.
Mereka menenangkanku kemarin lusa dengan sekali pandang.
Kulitmu berubah menjadi es ketika kamu melihatku kalah.
Beri aku sesuatu untuk dimakan, aku gila untuk menggigitnya. Bangunlah ke dinding!
Ada pembongkaran di rumah tempat saya tinggal.
Saya ingin menghubungi saya dan saya tidak tahu di mana saya berada.
Ada pembongkaran di rumah tempat saya tinggal.
Saya ingin menghubungi saya dan saya tidak tahu di mana saya berada.
Ada pembongkaran di rumah tempat saya tinggal.
Saya ingin menghubungi saya dan saya tidak tahu di mana saya berada.
Ada pembongkaran di rumah tempat saya tinggal.
Saya ingin menghubungi saya dan saya tidak tahu di mana saya berada.
Ada pembongkaran.