Lagu lain dari PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE
Deskripsi
Insinyur Utama: Chris Gehringer
Produser: Foux
Komposer: Carlos Okabe
Komposer: EINN
Komposer: Foux
Penulis lirik: JIMMY
Penulis lirik: SUNNY-PLAY
Lirik dan terjemahan
Asli
錆 びたブレイク、握る手、止まらねえ汗。
Heavy rain のように dripping。 Is this my fate? って嘆いていたってストーリーは続 いて駆け抜け。
捨てたmercy, -I know you're losing。 -交わす言葉、俺の胸を刺す。 夜風乾かす、涙の跡。
犠牲と使命を天秤にかけては、呪う過去と今。
-胸の奥。 -静かに思う。
-謝ること。
-I -can not let it go。
-針は動く、止ま -らずtick-tock。 影はまた踏み出すmy turn。
-月が照らす傷跡 -flashback。 視界のflame、揺れてる my heart。
-I'ma run it back, I'ma run it -back。 Got to run it back, 今 run it back。
-I'ma run it back, I'ma run it -back。 Got to run it back, 今 run it back。 -痛みだけがほら through my vein。
飢 えた傷跡が示す I'm ready。
見せた面影、儚く光り、記憶 呼び起こすまるで幻。
-Just one time, I play no game, 出来ないステージ。 -見たくないステージ、はずもない、手つきのchance。
光を求め歩いてきたんだと、言える今なら。
胸の奥。
-静かに思う。 -謝ること。
I -can not let it go。 -針は動く、止まらずtick-tock。
影はまた踏 -み出すmy turn。 -月が照らす傷跡 flashback。
視界のflame、揺れ -てる my heart。 -I'ma run it back, I'ma run it back。
Got to -run it back, 今 run it back。 -I'ma run it back, I'ma run it back。
Got to run it back, 今 run it back。
Terjemahan bahasa Indonesia
Rem berkarat, tangan terkepal, dan keringat tiada henti.
menetes seperti hujan deras. Bahkan jika Anda menangis, “Inikah takdirku?”, ceritanya terus berlanjut.
Meninggalkan belas kasihan, -Aku tahu kamu kalah. -Kata-kata yang kami ucapkan menusuk hatiku. Jejak air mata mengering di udara malam.
Saat Anda mempertimbangkan pengorbanan dan misi, Anda mengutuk masa lalu dan masa kini.
-Jauh di dalam dadamu. - Aku berpikir dengan tenang.
-Untuk meminta maaf.
-Aku -tidak bisa melepaskannya.
-Jarum bergerak, tik-tok tanpa henti. Bayangan itu mengambil giliranku lagi.
-Bekas luka yang disinari bulan -kilas balik. Nyala api di pandanganku, hatiku bergetar.
-Aku akan menjalankannya kembali, aku akan menjalankannya -kembali. Harus menjalankannya kembali, sekarang jalankan kembali.
-Aku akan menjalankannya kembali, aku akan menjalankannya -kembali. Harus menjalankannya kembali, sekarang jalankan kembali. - Hanya rasa sakitnya yang menembus pembuluh darahku.
Saya siap seperti yang ditunjukkan oleh bekas luka kelaparan saya.
Wajah yang muncul, cahaya fana, kenangan yang membangkitkan ilusi.
-Hanya satu kali, saya tidak memainkan permainan, panggung yang tidak bisa saya mainkan. -Panggung yang tidak ingin Anda lihat, peluang tak terduga.
Sekarang saya dapat mengatakan bahwa saya telah berjalan mencari cahaya.
Jauh di dalam dadaku.
- Aku berpikir dengan tenang. -Untuk meminta maaf.
Aku - tidak bisa melepaskannya. -Jarum bergerak, tik-tok tanpa henti.
Bayangan itu melangkah lagi – giliranku. -Bekas luka diterangi oleh kilas balik bulan.
Nyala api di pandanganku bergetar – hatiku. -Aku akan menjalankannya kembali, aku akan menjalankannya kembali.
Harus -menjalankannya kembali, sekarang jalankan kembali. -Aku akan menjalankannya kembali, aku akan menjalankannya kembali.
Harus menjalankannya kembali, sekarang jalankan kembali.