Lagu lain dari Archive
Deskripsi
Gitar Listrik: Mickey Hurcombe
Organ Hammond: Stevie Watts
Keyboard: Danny Griffiths
Keyboard: Darius Keeler
Vokal Utama: Pollard Berrier
Insinyur Pencampur: Jerome Devoise
Piano: Darius Keeler
Produser: Arsip
Produser: Jerome Devoise
Sintesis: Danny Griffiths
Sintesis: Darius Keeler
Komposer: Darius Keeler
Komposer: Lisa Mottram
Lirik dan terjemahan
Asli
Well, you broke the shell and then found yourself in another field, in another place, in another world.
Where the buildings rise tall as anything and surrounded by all the places where you could die.
But we're always trapped in the city walls, we're always caught within the city walls looking in, looking in.
But I'm here with you in the city walls, and they can't hurt us within the city walls.
'Cause if they do, if they do. . .
they lose.
Are you still aware of the space and time?
Do you think they know that they're only wasting their mind?
Although the world doesn't work for us, we can make our way 'til we finally turn to dust.
But we're always trapped in the city walls, we're always caught within the city walls looking in, looking in.
But I'm here with you in the city walls, and they can't hurt us within the city walls.
'Cause if they do, if they do. . .
they lose.
We embrace the dirt, celebrate the hurt 'til we find a way to a different day every day.
And we will drown the walls 'til the city falls, and we stay in place 'cause there's nowhere else we know.
But we're always trapped in the city walls, we're always caught within the city walls looking in, looking in.
But I'm here with you in the city walls, and they can't hurt us within the city walls.
If they do, 'cause if they do. . .
Though we're always trapped in the city walls, we're always caught within the city walls looking in, looking in.
But I'm here with you in the city walls, and they can't hurt us within the city walls. 'Cause if they do, if they do. . .
they lose.
They lose.
Terjemahan bahasa Indonesia
Nah, Anda memecahkan cangkangnya dan kemudian menemukan diri Anda berada di bidang lain, di tempat lain, di dunia lain.
Dimana gedung-gedungnya menjulang tinggi dan dikelilingi oleh semua tempat di mana Anda bisa mati.
Tapi kita selalu terjebak di dalam tembok kota, kita selalu terjebak di dalam tembok kota sambil melihat ke dalam, melihat ke dalam.
Tapi aku di sini bersamamu di tembok kota, dan mereka tidak bisa menyakiti kita di dalam tembok kota.
Karena jika mereka melakukannya, jika mereka melakukannya. . .
mereka kalah.
Apakah Anda masih sadar akan ruang dan waktu?
Apakah menurut Anda mereka tahu bahwa mereka hanya membuang-buang pikiran?
Meskipun dunia tidak bekerja untuk kita, kita bisa bertahan hingga akhirnya kita berubah menjadi debu.
Tapi kita selalu terjebak di dalam tembok kota, kita selalu terjebak di dalam tembok kota sambil melihat ke dalam, melihat ke dalam.
Tapi aku di sini bersamamu di tembok kota, dan mereka tidak bisa menyakiti kita di dalam tembok kota.
Karena jika mereka melakukannya, jika mereka melakukannya. . .
mereka kalah.
Kita merangkul kekotoran, merayakan kepedihan sampai kita menemukan jalan menuju hari yang berbeda setiap hari.
Dan kita akan menenggelamkan tembok itu sampai kota itu runtuh, dan kita tetap di sana karena tidak ada tempat lain yang kita tahu.
Tapi kita selalu terjebak di dalam tembok kota, kita selalu terjebak di dalam tembok kota sambil melihat ke dalam, melihat ke dalam.
Tapi aku di sini bersamamu di tembok kota, dan mereka tidak bisa menyakiti kita di dalam tembok kota.
Jika mereka melakukannya, karena jika mereka melakukannya. . .
Meskipun kita selalu terjebak di dalam tembok kota, kita selalu terjebak di dalam tembok kota sambil melihat ke dalam, melihat ke dalam.
Tapi aku di sini bersamamu di tembok kota, dan mereka tidak bisa menyakiti kita di dalam tembok kota. Karena jika mereka melakukannya, jika mereka melakukannya. . .
mereka kalah.
Mereka kalah.