Lagu lain dari Rubato
Lagu lain dari Ümit Sayın
Deskripsi
Produser: Ahmet Çelenk
Insinyur Pencampur: Hasan Umut Önder
Insinyur Master: Çağlar Türkmen
Penulis Lirik, Penyalin Musik: Ümit Sayın
Penata: Rubato
Lirik dan terjemahan
Asli
Uçtu kuş gün kafesinden.
Kesti nefesi ciğerinden. Düğümlenip
Gülendam, asıldı aşkın ateşinden. Sel aldı gözünü
Gülendam. Bir kurşunluk canı masum.
Yükü vuruldu
Gülendam, canı uzanmış yanında.
Hiç sende insaf yok mu? Can alır ellerin.
Hiç sende vicdan yok mu? Sızlamaz yüreğin.
Hiç sende insaf yok mu? Can alır ellerin.
Hiç sende vicdan yok mu?
Sızlamaz yüreğin.
Ne zaman süzülür hüzün başımdan? Ne zaman diner bu gözyaşım?
Ne zaman silinir bela yazımdan?
Ne zaman rahatlar şu gönlüm?
Uçtu kuş gün kafesinden.
Kesti nefesi ciğerinden.
Düğümlenip Gülendam, asıldı aşkın ateşinden.
Hiç sende insaf yok mu? Can alır ellerin.
Hiç sende vicdan yok mu? Sızlamaz yüreğin.
Hiç sende insaf yok mu? Can alır ellerin.
Hiç sende vicdan yok mu? Sızlamaz yüreğin.
Ne zaman süzülür hüzün başımdan?
Ne zaman diner bu gözyaşım?
Ne zaman silinir bela yazımdan?
Ne zaman rahatlar şu gönlüm?
Ne zaman süzülür hüzün başımdan? Ne zaman diner bu gözyaşım?
Ne zaman silinir bela yazımdan?
Ne zaman rahatlar şu gönlüm?
Ne zaman süzülür hüzün başımdan? Ne zaman diner bu gözyaşım?
Ne zaman silinir bela yazımdan?
Ne zaman rahatlar şu gönlüm.
Terjemahan bahasa Indonesia
Burung itu terbang dari sangkar siang hari.
Itu menghilangkan napas dari paru-parunya. diikat
Gülendam digantung dari api cinta. Banjir menarik perhatian Anda
Gulendam. Kehidupan satu pelurunya tidak bersalah.
Muatannya ditembak
Gülendam, hidupnya terletak di sampingnya.
Apakah kamu tidak punya belas kasihan? Tanganmu merenggut nyawa.
Apakah kamu tidak punya hati nurani? Hatimu tidak akan sakit.
Apakah kamu tidak punya belas kasihan? Tanganmu merenggut nyawa.
Apakah kamu tidak punya hati nurani?
Hatimu tidak akan sakit.
Kapan kesedihan akan mengalir dari kepalaku? Kapan air mata ini akan berhenti?
Kapan masalah ini akan terhapus dari tulisanku?
Kapan hatiku akan damai?
Burung itu terbang dari sangkar siang hari.
Itu menghilangkan napas dari paru-parunya.
Gülendam diikat dan digantung di api cinta.
Apakah kamu tidak punya belas kasihan? Tanganmu merenggut nyawa.
Apakah kamu tidak punya hati nurani? Hatimu tidak akan sakit.
Apakah kamu tidak punya belas kasihan? Tanganmu merenggut nyawa.
Apakah kamu tidak punya hati nurani? Hatimu tidak akan sakit.
Kapan kesedihan akan mengalir dari kepalaku?
Kapan air mata ini akan berhenti?
Kapan masalah ini akan terhapus dari tulisanku?
Kapan hatiku akan damai?
Kapan kesedihan akan mengalir dari kepalaku? Kapan air mata ini akan berhenti?
Kapan masalah ini akan terhapus dari tulisanku?
Kapan hatiku akan damai?
Kapan kesedihan akan mengalir dari kepalaku? Kapan air mata ini akan berhenti?
Kapan masalah ini akan terhapus dari tulisanku?
Kapan hatiku ini akan damai?