Lagu lain dari Aleyna
Deskripsi
Kadang-kadang bahkan keheningan berteriak lebih keras dari siapa pun. Terutama keheningan yang tersisa setelahnya. Setelah suara-suara, foto-foto di dinding, dan sentuhan-sentuhan yang kini lebih dingin dari baterai di bulan Januari. Lagu ini seperti jeda yang panjang antara “mungkin suatu hari nanti” dan “pasti sudah tidak lagi”. Semua sepertinya bisa dilalui: mengecat ulang dinding, menghapus nomor, tapi ingatan terus memutar ulang apa yang sudah tidak terdengar. Sekarang, setiap langkah ke depan harus dilalui melalui gema.
Lirik dan terjemahan
Asli
halt mir die Ohren zu deine Stille schreit mich an
kann an keinen Ort mehr gehen an dem wir irgendwann mal waren
reiß die Bilder von den Wänden, doch dein Gesicht bleibt in meinem Kopf
meine Liebe liegt hier rum wie Schrott
red mir ein du kommst zurück, weil sonst nichts hilft,
obwohl ich genau weiß, dass alles anders ist
ich werd dich vielleicht wieder sehen
doch ich werd dich nie mehr wiedersehen
wir werden uns vielleicht wieder sehen
doch wir werden uns nie mehr so verstehen
kalte Hände auf meiner Haut
diese vier Wände kommen näher ich muss raus
deine Augen meine Augen ich kann dich nicht mehr sehen
für uns ist es zu spät ich bleib nicht mehr stehen
es gibt kein zurück und nichts was hilft,
weil ich genau weiß, dass alles anders ist
ich werd dich vielleicht wieder sehen
doch ich werd dich nie mehr wiedersehen
wir werden uns vielleicht wieder sehen
doch wir werden uns nie mehr so verstehen
ich werd dich vielleicht wieder sehen
doch ich werd dich nie mehr wiedersehen
wir werden uns vielleicht wieder sehen
doch wir werden uns nie mehr so verstehen
ich werd dich vielleicht wieder sehen
doch ich werd dich nie mehr wiedersehen
wir werden uns vielleicht wieder sehen
doch wir werden uns nie mehr so verstehen
Terjemahan bahasa Indonesia
tutup telingaku, keheninganmu meneriakiku
tak bisa pergi ke tempat mana pun yang pernah kita kunjungi
sobek semua foto dari dinding, tapi wajahmu tetap ada di kepalaku
cintaku tergeletak di sini seperti rongsokan
katakan padaku kau akan kembali, karena hanya itu yang membantu,
meski aku tahu betul segalanya berbeda
mungkin aku akan melihatmu lagi
tapi aku takkan pernah melihatmu lagi
mungkin kita akan bertemu lagi
tapi kita takkan pernah saling mengerti seperti dulu
tangan dingin di kulitku
keempat dinding ini semakin mendekat, aku harus keluar
matamu, mataku, aku tak bisa melihatmu lagi
terlambat untuk kita, aku takkan berhenti lagi
tak ada jalan kembali dan tak ada yang membantu,
karena aku tahu betul segalanya berbeda
mungkin aku akan melihatmu lagi
tapi aku takkan pernah melihatmu lagi
mungkin kita akan bertemu lagi
tapi kita takkan pernah saling mengerti seperti dulu
mungkin aku akan melihatmu lagi
tapi aku takkan pernah melihatmu lagi
mungkin kita akan bertemu lagi
tapi kita takkan pernah saling mengerti seperti dulu
mungkin aku akan melihatmu lagi
tapi aku takkan pernah melihatmu lagi
mungkin kita akan bertemu lagi
tapi kita takkan pernah saling mengerti seperti dulu