Lagu lain dari Nueva Línea
Deskripsi
Komposer: Juan Carlos Calderon
Produser: José Marrero
Komposer: Juan Carlos Calderon
Lirik dan terjemahan
Asli
No te pido perdón, aunque a veces te llore, te jure mil veces que nunca más. Yo te pido que calles para que me la guardes.
Te amo sin peros y Dios dirá, que no te pido fe.
Es imposible mirar el pasado y dejar de pasar.
No te pido que olvides y empezar de cero. Te dije esa noche que lo hice mal.
Una noche de copas, una noche loca, besé otros labios, olvidé tu boca, manché tu imagen, me perdí yo sola y esa es la historia.
Una noche de copas, una noche loca, besé otros labios, olvidé tu boca, manché tu imagen, me perdí yo sola y esa es la historia.
No te pido perdón, pues tuve motivos, tú estabas tan lejos y yo tan mal, que a pesar de que nunca te había engañado, esa noche, amor mío, no pude más.
Pero ahora yo sé que fue una torpeza, te quise y te quiero y es tarde ya.
Yo me quise vengar y el daño está hecho. Te pido que olvides, amor, por
Dios.
Una noche de copas, una noche loca, besé otros labios, olvidé tu boca, manché tu imagen, me perdí yo sola y esa es la historia.
Que una noche de copas, una noche loca, besé otros labios, olvidé tu boca, manché tu imagen, me perdí yo sola y esa es la historia.
¡Mambo!
¡Síguelo -gozando! -¡Nueva ola!
Una noche de copas, una noche loca, besé otros labios, olvidé tu boca, manché tu imagen, me perdí yo sola y esa es la historia.
Que una noche de copas, una noche loca, besé otros labios, olvidé tu boca, manché tu imagen, me perdí yo sola y esa es la historia.
¡Mambo!
¡Nueva ola!
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku tak meminta maaf padamu, meski terkadang aku menangis padamu, aku bersumpah seribu kali tidak akan pernah lagi. Aku memintamu untuk diam agar kamu dapat menyimpannya untukku.
Aku mencintaimu tanpa keraguan dan Tuhan akan berkata, aku tidak memintamu untuk beriman.
Tidak mungkin untuk melihat masa lalu dan berhenti lewat.
Saya tidak meminta Anda untuk melupakan dan memulai dari awal. Sudah kubilang padamu malam itu bahwa aku melakukan kesalahan.
Malam minum, malam yang gila, aku mencium bibir yang lain, aku lupa mulutmu, aku menodai bayanganmu, aku tersesat sendirian dan itulah ceritanya.
Malam minum, malam yang gila, aku mencium bibir yang lain, aku lupa mulutmu, aku menodai bayanganmu, aku tersesat sendirian dan itulah ceritanya.
Aku tidak meminta maaf padamu, karena aku punya alasan, kamu begitu jauh dan aku sangat jahat, sehingga meskipun aku tidak pernah selingkuh darimu, malam itu, sayangku, aku tidak tahan lagi.
Tapi sekarang aku tahu itu sebuah kesalahan, aku mencintaimu dan aku mencintaimu dan itu sudah terlambat.
Saya ingin balas dendam dan kerusakan sudah terjadi. Aku memintamu untuk melupakannya, sayang, untuk
Tuhan.
Malam minum, malam yang gila, aku mencium bibir yang lain, aku lupa mulutmu, aku menodai bayanganmu, aku tersesat sendirian dan itulah ceritanya.
Suatu malam minum-minum, malam yang gila, aku mencium bibir yang lain, aku lupa mulutmu, aku menodai bayanganmu, aku kehilangan diriku sendiri dan itulah ceritanya.
Mambo!
Ikuti - nikmatilah! -Gelombang baru!
Malam minum, malam yang gila, aku mencium bibir yang lain, aku lupa mulutmu, aku menodai bayanganmu, aku tersesat sendirian dan itulah ceritanya.
Suatu malam minum-minum, malam yang gila, aku mencium bibir yang lain, aku lupa mulutmu, aku menodai bayanganmu, aku kehilangan diriku sendiri dan itulah ceritanya.
Mambo!
Gelombang baru!