Lagu lain dari Sıla Şahin
Lagu lain dari Samet Kardeşler
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer: Samet Kardeşler
Penulis Lirik Komposer: Sıla Şahin
Produser Studio: Onur Atlı
Lirik dan terjemahan
Asli
Üzgünüm, ben sana kalbimi veremem.
Büyük dersin çekemem, ellerinden ölemem, ölemem.
Artık değilsin gayrı meselem, ne yaparsın bilemem.
Ben daha dert edemem.
Yakaladı beni sevdanın çıkmazında. Biz bir ibadet olduk, sen sefasında ben paramparça.
Hangimiz mutlu, hangimiz yolcu? Kim yarım kaldı, kim gönül koydu?
Sen tükettin ya, bende bitmedi ki. Vaktimiz doldu, şimdi ne oldu?
Üzgünüm, ben sana kalbimi veremem.
Büyük dersin çekemem, ellerinden ölemem, ölemem.
Artık değilsin gayrı meselem, ne yaparsın bilemem. Ben daha dert edemem.
Üzgünüm, ben sana kalbimi veremem.
Büyük dersin çekemem, ellerinden ölemem, ölemem.
Artık değilsin gayrı meselem, ne yaparsın bilemem.
Ben daha dert edemem.
Gökyüzü bulutlu ruhumdan, gönlüm karanlık ufuktan.
Kaç kere denedim ah bir şeyler, -gitmedi kokun lan odamdan!
-Sözüne inandım, seviyorsun sandım.
Yaşanılan her şey meğerse -yalanmış. -Sözüne inandım, seviyorsun sandım.
Yaşanılan her şey -meğerse yalanmış. -Üzgünüm, ben sana kalbimi veremem.
Büyük dersin çekemem, ellerinden ölemem, ölemem.
Artık değilsin gayrı meselem, ne yaparsın bilemem.
Ben daha dert edemem. Üzgünüm, ben sana kalbimi veremem.
Büyük dersin çekemem, ellerinden ölemem, ölemem.
Artık değilsin gayrı meselem, ne yaparsın bilemem.
Ben daha dert edemem.
Terjemahan bahasa Indonesia
Maafkan aku, aku tidak bisa memberikan hatiku padamu.
Pelajaran besarmu adalah aku tidak bisa menderita, aku tidak bisa mati di tanganmu, aku tidak bisa mati.
Kamu bukan lagi masalahku, aku tidak tahu harus berbuat apa.
Saya tidak bisa khawatir lagi.
Dia menjebakku dalam kebuntuan cinta. Kita telah menjadi bentuk ibadah, aku tercabik-cabik demi kesenanganmu.
Siapa di antara kita yang bahagia dan siapa di antara kita yang menjadi penumpang? Siapa yang belum selesai, siapa yang menaruh hati padanya?
Anda sudah mengkonsumsinya, saya belum selesai. Waktu kita sudah habis, sekarang bagaimana?
Maafkan aku, aku tidak bisa memberikan hatiku padamu.
Pelajaran besarmu adalah aku tidak bisa menderita, aku tidak bisa mati di tanganmu, aku tidak bisa mati.
Kamu bukan lagi masalahku, aku tidak tahu harus berbuat apa. Saya tidak bisa khawatir lagi.
Maafkan aku, aku tidak bisa memberikan hatiku padamu.
Pelajaran besarmu adalah aku tidak bisa menderita, aku tidak bisa mati di tanganmu, aku tidak bisa mati.
Kamu bukan lagi masalahku, aku tidak tahu harus berbuat apa.
Saya tidak bisa khawatir lagi.
Langit mendung dari jiwaku, hatiku dari cakrawala yang gelap.
Berapa kali saya mencoba sesuatu, baunya tidak keluar dari kamar saya!
-Aku percaya kata-katamu, aku pikir kamu mencintaiku.
Ternyata semua yang terjadi hanyalah bohong. -Aku percaya kata-katamu, aku pikir kamu mencintaiku.
Semua yang terjadi ternyata bohong. -Maaf, aku tidak bisa memberikan hatiku padamu.
Pelajaran besarmu adalah aku tidak bisa menderita, aku tidak bisa mati di tanganmu, aku tidak bisa mati.
Kamu bukan lagi masalahku, aku tidak tahu harus berbuat apa.
Saya tidak bisa khawatir lagi. Maafkan aku, aku tidak bisa memberikan hatiku padamu.
Pelajaran besarmu adalah aku tidak bisa menderita, aku tidak bisa mati di tanganmu, aku tidak bisa mati.
Kamu bukan lagi masalahku, aku tidak tahu harus berbuat apa.
Saya tidak bisa khawatir lagi.