Lagu lain dari Serdar Ortaç
Lagu lain dari Teoman
Deskripsi
Produser: Teoman
Insinyur Menguasai: Utku Unsal
Insinyur Pencampur: Utku Unsal
Insinyur Perekaman: Ünal Aşkın
Insinyur Perekaman: Kaan Akpınar
Instrumentalis: Cengiz Ercumer
Instrumentalis: Senar İstanbul
Instrumentalis: Selahattin Güzelel
Koordinator Produksi: Orkun Tunç
Koordinator Produksi: Funda Sanlıman
Komposer: Rüzgar Pehlivan
Penulis Lirik: Rüzgar Pehlivan
Penulis Lirik: Fazlı Teoman Yakupoğlu
Penyusun: Tarık İster
Lirik dan terjemahan
Asli
Kapıları kaparım, ardıma bakarım.
Hayatım böyledir, bir yol ararım.
Yanarım bir sigara gibi, küllerim dağılır.
Sönerim çünkü ateşim izmarite dayanır.
N'apayım, tabiatım böyle. . .
Vura vura dip oldum, ona buna dert oldum.
Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, yaşamadan öldüm.
Vura vura dip oldum, ona buna dert oldum.
Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, yaşamadan öldüm.
Şişeleri açarım, alkole koşarım.
Bu bomboş dünyada bir mana ararım.
Yanarım bir sigara gibi, küllerim dağılır.
Sönerim çünkü ateşim izmarite dayanır.
N'apayım, tabiatım böyle. . .
Vura vura dip oldum, ona buna dert oldum.
Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, yaşamadan öldüm.
Vura vura dip oldum, ona buna dert oldum.
Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, yaşamadan öldüm.
İnsanlardan kaçarım, zor sorular sorarım.
Yaşamak için bir neden ararım.
Yanarım bir sigara gibi, küllerim dağılır.
Sönerim çünkü ateşim izmarite dayanır.
N'apayım, tabiatım böyle. . .
Vura vura dip oldum, ona buna dert oldum.
Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, yaşamadan öldüm.
Vura vura dip oldum, ona buna dert oldum.
Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, yaşamadan öldüm.
Vura vura dip oldum, ona buna dert oldum.
Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, -yaşamadan öldüm.
-Yana yana söndüm, çelindi gönlüm, yaşamadan öldüm.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku menutup pintu dan melihat ke belakang.
Ini hidupku, aku mencari jalan.
Aku terbakar seperti rokok, abuku bertebaran.
Saya padam karena api saya didasarkan pada puntung.
Apa yang bisa saya lakukan, ini adalah sifat saya. . .
Aku sampai di titik terbawah, aku menjadi masalah karena ini dan itu.
Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.
Aku sampai di titik terbawah, aku menjadi masalah karena ini dan itu.
Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.
Saya membuka botolnya, saya berlari ke alkohol.
Saya mencari makna di dunia yang kosong ini.
Aku terbakar seperti rokok, abuku bertebaran.
Saya padam karena api saya didasarkan pada puntung.
Apa yang bisa saya lakukan, ini adalah sifat saya. . .
Aku sampai di titik terbawah, aku menjadi masalah karena ini dan itu.
Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.
Aku sampai di titik terbawah, aku menjadi masalah karena ini dan itu.
Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.
Saya menghindari orang, saya mengajukan pertanyaan sulit.
Saya mencari alasan untuk hidup.
Aku terbakar seperti rokok, abuku bertebaran.
Saya padam karena api saya didasarkan pada puntung.
Apa yang bisa saya lakukan, ini adalah sifat saya. . .
Aku sampai di titik terbawah, aku menjadi masalah karena ini dan itu.
Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.
Aku sampai di titik terbawah, aku menjadi masalah karena ini dan itu.
Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.
Aku sampai di titik terbawah, aku menjadi masalah karena ini dan itu.
Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.
-Aku memudar, hatiku hancur, aku mati tanpa hidup.