Lagu lain dari Revart
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer: Baran Beşer
Produser Studio: Revart
Lirik dan terjemahan
Asli
Hadi her şeyi yak, her şeyi yak!
Varsın alevi dokunsun gökyüzüne.
Sönmeden hadi tut bizim için bir dilek yak.
Sakladığım anıları durur hâlâ kalbimde.
Sen de buna kabus, bendeyim rüya.
Başka biri olamam, kimseye yanamam.
Sen gibi bulamam, isteme yapamam.
Arayıp soramam, oyunlara gelemem.
Varsa da bir bilen, aşkımı söylemem.
Gözyaşları ıslak, şu çölümde bir vaha. . .
Hadi her şeyi yak, her şeyi yak! Varsın alevi dokunsun gökyüzüne.
Sönmeden hadi tut bizim için bir dilek yak.
Sakladığım anıları durur hâlâ kalbimde.
Sen de buna kabus, bendeyim rüya.
Her şeyi yak, her şeyi yak!
Alevi dokunsun gökyüzüne.
Sönmeden hadi tut bizim için bir dilek yak.
Sakladığım anıları durur hâlâ kalbimde.
Sen de buna kabus, bendeyim rüya.
Hadi her şeyi yak, her şeyi yak! Varsın alevi dokunsun gökyüzüne.
Sönmeden hadi tut bizim için bir dilek yak.
Sakladığım anıları durur hâlâ kalbimde.
Sen de buna kabus, bendeyim. . .
Terjemahan bahasa Indonesia
Ayo, bakar semuanya, bakar semuanya!
Biarkan nyala api menyentuh langit.
Ayo dan nyalakan harapan untuk kami sebelum padam.
Kenangan yang kusimpan masih tersimpan di hatiku.
Anda menyebutnya mimpi buruk, saya menyebutnya mimpi.
Aku tidak bisa menjadi orang lain, aku tidak bisa dekat dengan siapa pun.
Saya tidak dapat menemukan yang seperti Anda, saya tidak dapat memintanya.
Saya tidak bisa menelepon dan bertanya, saya tidak bisa datang ke pertandingan.
Jika ada yang tahu, aku tidak mengungkapkan cintaku.
Air mata basah, sebuah oase di gurun pasirku ini. . .
Ayo, bakar semuanya, bakar semuanya! Biarkan nyala api menyentuh langit.
Ayo dan nyalakan harapan untuk kami sebelum padam.
Kenangan yang kusimpan masih tersimpan di hatiku.
Anda menyebutnya mimpi buruk, saya menyebutnya mimpi.
Bakar semuanya, bakar semuanya!
Biarkan nyala api menyentuh langit.
Ayo dan nyalakan harapan untuk kami sebelum padam.
Kenangan yang kusimpan masih tersimpan di hatiku.
Anda menyebutnya mimpi buruk, saya menyebutnya mimpi.
Ayo, bakar semuanya, bakar semuanya! Biarkan nyala api menyentuh langit.
Ayo dan nyalakan harapan untuk kami sebelum padam.
Kenangan yang kusimpan masih tersimpan di hatiku.
Kamu juga mimpi buruk, aku juga. . .