Lagu lain dari maïa
Deskripsi
Komposer: maïa, Ismail Erol
Penulis lirik: maïa
Lirik dan terjemahan
Asli
Hier kennen wirklich alle meinen Namen, doch ich würd keinem von ihnen sagen.
Ich mach das alles nur für dich, alles nur für dich.
Ich stell wirklich keine meine Fragen.
Ich spar mir meine schönsten Worte auf für dein Gesicht.
Ich füll den Raum mit jedem, den ich kenn, doch ich schau nur nach dir.
Doch dieser Raum ist viel zu groß.
Jemand wie ich geht drin verloren.
Ich mach das alles ja nur deinetwegen, mach das alles ja nur deinetwegen.
Und ich trag Seide in Bordeaux und meine Wangen funkeln rot.
Mann, warum kannst du keine Zeichen lesen? Ich mach das alles ja nur deinetwegen.
Mir gehen so langsam die Ideen aus. Meine Blicke gehen dir voraus.
Ja, was mir immer fehlt, bist du.
Du bist in allem, was ich such.
Oh, steigt die kalte
Nacht und Lichter brennen uns am Glas rot.
Sogar der Himmel weiß von dir.
Ich glaub nicht mal, dass du es merkst, doch ich fall so gern über dich her.
Ich hab Wunden am Knie. Ich zahl den Preis deiner
Liebe. Dieser Raum ist viel zu groß.
Jemand wie ich geht drin verloren.
Ich mach das alles ja nur deinetwegen, mach das alles ja nur deinetwegen. Und ich trag
Seide in Bordeaux und meine Wangen funkeln rot.
Mann, warum kannst du keine Zeichen lesen?
Ich mach das alles ja nur deinetwegen. Ich mach das alles ja nur deinetwegen.
Ich mach das alles ja nur deinetwegen. Ich mach das alles ja nur deinetwegen.
Ich mach das alles ja nur deinetwegen.
Terjemahan bahasa Indonesia
Semua orang di sini benar-benar tahu namaku, tapi aku tidak akan memberitahu satupun dari mereka.
Aku melakukan semuanya hanya untukmu, semuanya hanya untukmu.
Aku benar-benar tidak menanyakan pertanyaanku.
Aku menyimpan kata-kata terbaikku untuk wajahmu.
Aku mengisi ruangan dengan semua orang yang kukenal, tapi aku hanya memperhatikanmu.
Tapi ruangan ini terlalu besar.
Seseorang seperti saya tersesat di sana.
Aku melakukan ini hanya karena kamu, aku melakukan ini hanya karena kamu.
Dan aku memakai sutra merah anggur dan pipiku merah padam.
Gan, kenapa kamu tidak bisa membaca karakter? Aku melakukan ini hanya karenamu.
Aku perlahan kehabisan ide. Mataku menatap ke depanmu.
Ya, yang selalu aku rindukan adalah kamu.
Kamu ada dalam segala hal yang aku cari.
Oh, hawa dingin semakin meningkat
Malam dan lampu menyala merah di kaca kami.
Bahkan surga pun tahu tentangmu.
Menurutku kamu bahkan tidak menyadarinya, tapi aku suka menyerangmu.
Aku mempunyai luka di lututku. Aku akan membayar hargamu
Cinta. Ruangan ini terlalu besar.
Seseorang seperti saya tersesat di sana.
Aku melakukan ini hanya karena kamu, aku melakukan ini hanya karena kamu. Dan saya memakainya
Sutra dalam warna merah anggur dan pipiku merah padam.
Gan, kenapa kamu tidak bisa membaca karakter?
Aku melakukan ini hanya karenamu. Aku melakukan ini hanya karenamu.
Aku melakukan ini hanya karenamu. Aku melakukan ini hanya karenamu.
Aku melakukan ini hanya karenamu.