Lagu lain dari Parson James
Deskripsi
Pengaduk: Akan Anspach
Produser: John Fellner
Insinyur Suara: John Fellner
Vokalis Latar Belakang: Kenny Sharp
Vokalis Latar Belakang: Joanna “JoJo” Levesque
Vokalis Latar Belakang: Michaela (Mikki) Brayboy
Instrumentalis: John Fellner
Komposer: Parson James
Komposer: Kenny Sharp
Komposer: John Fellner
Penulis Lirik: Parson James
Penulis Lirik: Kenny Sharp
Penulis Lirik: John Fellner
Lirik dan terjemahan
Asli
I've been so restless, fighting with my demons.
Thought I'd learned my lesson, trying to believe, but I'm so far from heaven.
Baby, could we maybe take it slow?
I'm so done with regret and the pain in my chest, and I might miss a step, but I'm doing my best.
Plant a seed in my soul, then you reap what you sow, you sow.
If you just water me, water me, watch me grow.
Baby, just water me, water me, and watch me grow.
I gotta stop and smell those flowers.
Every single petal can't forget my power. You know I tend to dwell on what I've lost for hours.
That old familiar pain, can't let it go, can't let it go.
But I'm so done with regret and the pain in my chest, and I might miss a step, but I'm doing my best.
Plant a seed in my soul, then you reap what you sow.
-Reap what you sow!
-If you just water me, water me, watch me grow.
Baby, just water me, water me, and watch me grow.
If you just water me, water me, watch me grow.
Watch me grow.
Baby, just water me, water me, and watch me grow.
Pain in my chest, doing my best, might miss a step.
Water me, water me. Seed in my soul, reap what you sow.
-Oh, don't let go. -Don't let go. Water me, water me.
Pain in my chest, doing my best, might miss a step. Water me, water me.
Seed in my soul, reap what you sow. Don't let go.
Water me, water me.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku sangat gelisah, berkelahi dengan iblis-iblisku.
Kupikir aku telah mengambil pelajaran, mencoba untuk percaya, tapi aku begitu jauh dari surga.
Sayang, bisakah kita pelan-pelan saja?
Aku sudah muak dengan penyesalan dan rasa sakit di dadaku, dan aku mungkin melewatkan satu langkah pun, tapi aku melakukan yang terbaik.
Tanamlah benih dalam jiwaku, maka kamu akan menuai apa yang kamu tabur, kamu tabur.
Jika kamu hanya menyiramiku, sirami aku, lihat aku tumbuh.
Sayang, sirami saja aku, sirami aku, dan lihat aku tumbuh.
Aku harus berhenti dan mencium bunga-bunga itu.
Setiap kelopak tidak bisa melupakan kekuatanku. Anda tahu saya cenderung memikirkan apa yang telah hilang selama berjam-jam.
Rasa sakit lama yang familiar itu, tidak bisa dilepaskan, tidak bisa dilepaskan.
Tapi aku sudah muak dengan penyesalan dan rasa sakit di dadaku, dan aku mungkin melewatkan satu langkah pun, tapi aku melakukan yang terbaik.
Tanamlah benih dalam jiwaku, maka kamu akan menuai apa yang kamu tabur.
-Tuai apa yang kamu tabur!
-Jika kamu hanya menyiramiku, sirami aku, lihat aku tumbuh.
Sayang, sirami saja aku, sirami aku, dan lihat aku tumbuh.
Jika kamu hanya menyiramiku, sirami aku, lihat aku tumbuh.
Lihat aku tumbuh.
Sayang, sirami saja aku, sirami aku, dan lihat aku tumbuh.
Sakit di dadaku, melakukan yang terbaik, mungkin ketinggalan satu langkah.
Siram aku, siram aku. Benih dalam jiwaku, tuai apa yang kamu tabur.
-Oh, jangan lepaskan. -Jangan lepaskan. Siram aku, siram aku.
Sakit di dadaku, melakukan yang terbaik, mungkin ketinggalan satu langkah. Siram aku, siram aku.
Benih dalam jiwaku, tuai apa yang kamu tabur. Jangan lepaskan.
Siram aku, siram aku.