Lagu lain dari Kajetan Wolas
Lagu lain dari ciiicho
Deskripsi
Pemain Terkait: Kajetan Wolas, ciiicho
Penulis Lirik, Pemain Terkait, Komposer: Kajetan Wolas
Produser, Pelaku Terkait: ciiicho
Lirik dan terjemahan
Asli
Od dzieciaka powtarzałem, że chciałbym dorosnąć.
Dobić już do wieku, w którym zasmakuję, co to wolność. Teraz mi to nie wystarcza. Wtedy też czułem się so so.
Każdy nowy dzień to nowy początek. Nie mogę dać po sobie poznać, że prawdziwy
Kajtek nie wytrzymuje presji, nie nadąża za lifestylem. Boję się pokazać słabość.
Boję się ujawnić prawdę. W ciężkich momentach zagryzam zęby.
Tak się żyje łatwiej. Zmieniłem miasto, przez co zmienili się ludzie.
Ja ciągle tęsknię za swoimi i za życiem w grupie. To, co musiałem zostawić, tęsknotą wypłukuje.
Staram się nie zapominać. Obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Przed oczami przelatuje mi, co było dawno. Chciałem być big boss.
Chciałem mieć formę na lato. Wracam do wartości, które zbudowały moje saldo.
Jeszcze kiedyś będę dobry. Będę lepszy, jak przystało.
Chciałbym mieć rodzinę, dom, żonę obok siebie. Chciałbym budować z dziećmi nostalgie, domki na drzewie.
Dobrze wiem, wszystko samo się nie zrobi przecież. Dlatego robię, co mogę.
Wiem, że kiedyś będzie lepiej.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Leżę sobie na kanapie, patrzę prosto w oczy. Zanika cały mój świat.
Nigdy nie mam dosyć. Strach, że pewnego dnia nie ujrzą ich moje oczy.
Podobno wszystko, co dobre, szybko się kończy, ale trzymam mocno kciuki.
Boję się śmierci jak sukcesu, jak życia bez adresu, jak ludzi, którzy odeszli za wcześnie, bez bukietu.
Ale ja. . . Obiecuję, obiecuję, obiecuję.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja.
Obiecuję, obiecuję, obiecuję, obiecuję, że jeszcze będę ja!
Terjemahan bahasa Indonesia
Sejak saya masih kecil, saya selalu mengatakan bahwa saya ingin tumbuh dewasa.
Untuk mencapai usia di mana saya akan merasakan apa itu kebebasan. Sekarang itu tidak cukup bagi saya. Aku juga merasakan hal yang sama saat itu.
Setiap hari baru adalah awal yang baru. Aku tidak bisa membiarkan bahwa aku nyata
Kajtek tidak tahan tekanan dan tidak bisa mengikuti gaya hidupnya. Saya takut menunjukkan kelemahan.
Saya takut mengungkapkan kebenaran. Di saat-saat sulit, saya mengertakkan gigi.
Hidup lebih mudah dengan cara ini. Saya mengubah kota, dan karena itu, orang-orangnya pun berubah.
Saya masih merindukan orang-orang dan kehidupan kelompok saya sendiri. Yang terpaksa kutinggalkan, hanyut bersama kerinduan.
Saya mencoba untuk tidak melupakannya. Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap ada.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap ada.
Apa yang terjadi di masa lalu terlintas di depan mataku. Saya ingin menjadi bos besar.
Saya ingin menjadi bugar untuk musim panas. Saya kembali ke nilai-nilai yang membangun keseimbangan saya.
Aku akan menjadi baik lagi suatu hari nanti. Saya akan menjadi lebih baik, sebagaimana mestinya.
Saya ingin memiliki keluarga, rumah, istri di samping saya. Saya ingin membangun nostalgia, rumah pohon bersama anak-anak saya.
Saya tahu betul, semuanya tidak akan terjadi dengan sendirinya. Itu sebabnya saya melakukan apa yang saya bisa.
Saya tahu ini akan menjadi lebih baik suatu hari nanti.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap menjadi diriku.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap ada.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap ada.
Aku berbaring di sofa, menatap lurus ke matamu. Seluruh duniaku menghilang.
Saya tidak pernah merasa cukup. Takut suatu saat mataku tidak bisa melihatnya.
Mereka bilang semua hal baik akan segera berakhir, tapi aku tetap berharap.
Aku takut mati seperti kesuksesan, seperti hidup tanpa alamat, seperti orang yang meninggal terlalu dini, tanpa karangan bunga.
Tapi aku. . . Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap ada.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap ada.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji bahwa aku akan tetap ada.
Aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji, aku berjanji akan tetap ada aku!