Lirik dan terjemahan
Asli
Hace tiempo que la distancia abraza todos mis miedos, mis logros y esperanzas.
Hace tiempo que no siento tu abrazo, solo en sueños me acuesto entre tus brazos.
Hace tiempo que guardo en la memoria la sonrisa que cuenta nuestra historia.
Hace tiempo que estoy en soledad, buscando una manera para poderte hablar.
Por eso. . .
Cantaré cada recuerdo hasta que se vuelva eterno, brindaré por esos besos que me esperan a lo lejos.
Cantaré toda la tarde antes que se duerma el sol, brindaré por esta vida, la vida que nos tocó.
Hace tiempo me siento tan cansada, ya ni escucho mi voz de madrugada.
Hace tiempo que busco la certeza de saber que brindaremos en tu mesa.
Por momentos me encuentro imaginando, voy de vuelta con mis ojos cerrados.
En el silencio escribo nuestra lucha, si cantamos, el alma nos escucha.
Por eso. . .
Cantaré cada recuerdo hasta que se vuelva eterno, brindaré por esos besos que me esperan a lo lejos.
Cantaré toda la tarde antes que se duerma el sol, brindaré por esta vida.
Cantaré cada recuerdo hasta que se vuelva eterno, brindaré por esos besos que me esperan a lo lejos.
Cantaré toda la tarde antes que se duerma el sol, brindaré por esta vida, brindaré por esta vida, brindaré por esta vida, la vida que nos tocó.
Terjemahan bahasa Indonesia
Jarak telah lama merangkul semua ketakutanku, pencapaian dan harapanku.
Sudah lama aku tidak merasakan pelukanmu, hanya dalam mimpi aku berbaring di pelukanmu.
Untuk waktu yang lama saya menyimpan dalam ingatan saya senyuman yang menceritakan kisah kami.
Saya sudah lama sendirian, mencari cara untuk berbicara dengan Anda.
Itu sebabnya. . .
Aku akan menyanyikan setiap kenangan hingga menjadi abadi, aku akan bersulang untuk ciuman yang menantiku di kejauhan.
Aku akan bernyanyi sepanjang sore sebelum matahari tertidur, aku akan bersulang untuk hidup ini, kehidupan yang diberikan kepada kita.
Sudah sekian lama aku merasa sangat lelah, bahkan suaraku pun tak terdengar lagi di pagi hari.
Sudah lama saya mencari kepastian untuk mengetahui bahwa kami akan bersulang di meja Anda.
Kadang-kadang saya mendapati diri saya sedang berimajinasi, saya kembali dengan mata tertutup.
Dalam keheningan aku menulis perjuangan kita, jika kita bernyanyi, jiwa mendengarkan kita.
Itu sebabnya. . .
Aku akan menyanyikan setiap kenangan hingga menjadi abadi, aku akan bersulang untuk ciuman yang menantiku di kejauhan.
Aku akan bernyanyi sepanjang sore sebelum matahari tertidur, aku akan bersulang untuk hidup ini.
Aku akan menyanyikan setiap kenangan hingga menjadi abadi, aku akan bersulang untuk ciuman yang menantiku di kejauhan.
Aku akan bernyanyi sepanjang sore sebelum matahari tertidur, aku akan bersulang untuk kehidupan ini, aku akan bersulang untuk kehidupan ini, aku akan bersulang untuk kehidupan ini, kehidupan yang diberikan kepada kita.