Lagu lain dari TJARK
Deskripsi
Produser, Komposer, Pemain Terkait, Penulis Lirik: TJARK
Produser, Komposer, Penulis Lirik: Tim Morten Uhlenbrock
Lirik dan terjemahan
Asli
Wir waren kurz davor zu fliegen.
Haben's mit der Schwerkraft unterschätzt. Alles brennt, Kerosin, freier Fall und verlieren.
Und ich glaube, das war's.
Mhh, ja.
Und an der Absturzstelle liegen, mhh, auf und ab wie Serpentinen. Unsere Trümmer, was wir waren, ja, unser
Tristesse, die Idee. Und ich glaube, das war's.
Ja, ich glaube, das war's.
Hier gibt's nichts zu sehen, ist niemand ernster verletzt. Haben nur kurz 'nen
Moment uns die Herzen zerfetzt.
Und ich glaube, wir beide bleiben erst mal allein. Kein Grund zum Heulen, es sollte einfach nicht sein.
Sollt nicht sein, sollt nicht sein.
Wir beide bleiben nur erst mal allein.
Ja, wir waren blinde Passagiere.
Haben's mit der Fallhöhe verschätzt und unser Autopilot war betrunken, der Idiot.
Und ich glaube, ich glaube, das war's. Mhh, ja. Und jetzt liegen da goldrote
Berge.
Ja, da brennt die Schönheit in ihnen und unsere Trümmer, was wir waren, ja, das verschenkte Potenzial. Ja, ich glaube, ich glaube, das war's.
Mhh, ja. Hier gibt's nichts zu sehen, ist niemand ernster verletzt.
Haben nur kurz 'nen Moment uns die Herzen zerfetzt.
Ja, und ich glaube, wir beide bleiben erst mal allein.
Kein Grund zum Heulen, es sollte einfach nicht sein. Mhh, ja. Ja, dann soll's nicht sein.
Ja, dann soll's nicht. . .
Ja, dann soll's nicht sein. Sollt nicht sein, sollt nicht sein.
Ja, dann soll's -nicht sein. -Ja, dann soll's nicht. . .
Mhh, ja.
Hier gibt's nichts zu sehen, ist niemand ernster verletzt. Ja, wir haben's überlebt und die Herzen zerfetzt.
Ja, und ich glaube, wir beide bleiben erst mal allein.
Allein, allein.
Wir sollten einfach nicht sein. Sollt nicht sein, sollt nicht sein.
Wir beide bleiben nur erst mal allein.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kami akan terbang.
Kami meremehkan gravitasi. Semuanya terbakar, minyak tanah, terjun bebas dan hilang.
Dan menurutku itu saja.
Hmm, ya.
Dan di lokasi jatuhnya pesawat, mhh, naik turun seperti ular. Reruntuhan kita, siapa kita dulu, ya, milik kita
Kesedihan, idenya. Dan menurutku itu saja.
Ya, menurutku itu saja.
Tidak ada yang bisa dilihat di sini, tidak ada yang terluka parah. Dapatkan yang cepat saja
saat hati kita terkoyak.
Dan menurutku kita berdua akan tinggal berdua saja untuk saat ini. Tidak perlu menangis, itu tidak seharusnya terjadi.
Seharusnya tidak, tidak seharusnya.
Kami berdua hanya akan tinggal sendirian untuk saat ini.
Ya, kami penumpang gelap.
Kami salah menilai ketinggian jatuhnya dan autopilot kami mabuk, idiot.
Dan menurutku, menurutku itu saja. Hmm, ya. Dan sekarang ada yang berwarna merah emas
Pegunungan.
Ya, membakar keindahan di dalamnya dan reruntuhan kita, apa adanya kita, ya, potensi yang terbuang sia-sia. Ya, menurutku, menurutku itu saja.
Hmm, ya. Tidak ada yang bisa dilihat di sini, tidak ada yang terluka parah.
Baru saja hati kami terkoyak sesaat.
Ya, dan menurutku kita berdua akan tinggal berdua saja untuk saat ini.
Tidak perlu menangis, itu tidak seharusnya terjadi. Hmm, ya. Ya, seharusnya tidak demikian.
Ya, seharusnya tidak demikian. . .
Ya, seharusnya tidak demikian. Seharusnya tidak, tidak seharusnya.
Ya, seharusnya tidak demikian. -Ya, seharusnya tidak demikian. . .
Hmm, ya.
Tidak ada yang bisa dilihat di sini, tidak ada yang terluka parah. Ya, kami selamat dan hati kami hancur.
Ya, dan menurutku kita berdua akan tinggal berdua saja untuk saat ini.
Sendirian, sendirian.
Kita seharusnya tidak melakukannya. Seharusnya tidak, tidak seharusnya.
Kami berdua hanya akan tinggal sendirian untuk saat ini.