Deskripsi
Produser, Programmer: Lanyard
Komposer, Penulis Lirik: Andrea Cordone
Lirik dan terjemahan
Asli
Ora faccio che sia cartuccia.
Non posso farci niente, non posso farci nulla, e sto odiando questa pioggia.
Ombrello solo non ci posso, nel viso che è una goccia e penso ti stia bene.
Pioggia che mi dedichi, sei vino con i tuoi occhi e copri i tuoi vestiti.
Penso ti stia bene, il riflesso negli occhi, la mia farfalla verde, tutti i miei amici.
Io non voglio più bagnare i miei vestiti, i miei vestiti, i tuoi vestiti.
E senti com'è forte, com'è forte questo rumore!
Io non voglio più bagnare i miei vestiti, i miei vestiti, i tuoi vestiti.
E senti com'è forte, com'è forte questo rumore.
Hai le scarpe bagnate, non cammini, scarpe nelle pozzanghere e mi guardi malissimo.
Ci siamo stretti attorno ai nostri vestiti e le tue mani macchiate mi bucavano le costole.
Tu sai com'è, ma non sei niente di interessante.
Piovimi davvero, sotto la pioggia di sto mondo. Piovimi davvero.
Io non voglio più, io non voglio più.
Piovimi davvero.
Io non voglio più bagnare i miei vestiti, i miei vestiti, i tuoi vestiti.
E senti com'è forte, com'è forte questo rumore.
Io non voglio più indossare i miei vestiti, i miei vestiti così bagnati.
Tu, tu non sei sangue, non sei acqua, non sei niente mia.
Non sei sangue, non sei acqua, non sei niente mia.
Terjemahan bahasa Indonesia
Sekarang mari kita buat menjadi cartridge.
Aku tidak bisa menahannya, aku tidak bisa menahannya, dan aku benci hujan ini.
Aku tidak bisa hanya membawa payung, itu hanya setetes di wajahmu dan menurutku itu terlihat bagus untukmu.
Hujan yang kau persembahkan untukku, kau anggur dengan matamu dan tutupi pakaianmu.
Menurutku itu terlihat bagus untukmu, pantulan di matamu, kupu-kupu hijauku, teman-temanku semua.
Aku tidak ingin bajuku, bajuku, bajumu basah lagi.
Dan dengarlah betapa kerasnya, betapa kerasnya suara ini!
Aku tidak ingin bajuku, bajuku, bajumu basah lagi.
Dan dengarkan betapa kerasnya, betapa kerasnya suara ini.
Sepatumu basah, kamu tidak bisa berjalan, sepatumu tergenang air dan kamu menatapku dengan sangat buruk.
Kami mengencangkan pakaian kami dan tanganmu yang bernoda menusuk tulang rusukku.
Anda tahu bagaimana rasanya, tapi Anda tidak menarik.
Benar-benar hujan menimpaku, di tengah hujan dunia ini. Sungguh hujan menimpaku.
Aku tidak mau lagi, aku tidak mau lagi.
Sungguh hujan menimpaku.
Aku tidak ingin bajuku, bajuku, bajumu basah lagi.
Dan dengarkan betapa kerasnya, betapa kerasnya suara ini.
Aku tak mau memakai bajuku lagi, bajuku yang basah kuyup.
Kamu, kamu bukan darah, kamu bukan air, kamu bukan milikku.
Kamu bukan darah, kamu bukan air, kamu bukan milikku.