Lirik dan terjemahan
Asli
Sayamazsın bu fani dünyada ne kadarı insanız, ne kadarı insan?
Ne kadarı kötü, ne kadarı iyi, ne kadarı cellat, ne kadarı melek? Coğrafya kader demiş ya Felek. . .
Kimine kara, kimine çiçekli çelenk. Kimine para, kimine makineli tüfek.
Kimine uçak, kimine taş ve sapan. Saçma sapan insanın hırsı, böyle çağ kapayıp çağ açılmaz.
Bin daha verse bin daha daha ister ve yine doymaz asla.
Onlar ki dünyayı fethederler, ortak açıda birleşenler. Nasıl ki her tuzak avı bekler, her gazap azabını bekler.
Sevince insan toprağını kalem kağıtla da meydan okur.
Enkazlı sokak ve caddeleri bahane etmez, yolunu bulur. Adalet ararken zulmedilen, kaybeder hem yeri hem yurdu.
Fakat inancı tam, umudu baki. Bir gün her sokak görür denizi.
Çünkü inanç tam, umut baki. Bir gün her sokak görür Akdeniz'i!
Bir yanım git, bir yanım kal.
Bir yanım yok, bir yanım var. Bir yanım aç, bir yanım tok.
Bir yanım az, bir yanım çok. Bir yanım yaz, bir yanım güz. Bir yanım har, bir yanım buz.
Bir yanım bağır, bir yanım sus. Ortası varsa da orada yokuz. Bebeği de çocuğu da rahat bırakın.
Mazlumu, hayvanı rahat bırakın. Yavruyu, kadını da rahat bırakın.
Ağacı ve ormanı rahat bırakın. Sadece bunlara uysak bile gerisi gelir kendi kendine.
Kapataslak insan olmak bu kadar basit. Doğayla oynarsan yağmur nasip.
Olacak yok bir yer kaçacak. Zulmedenin sonu her zaman helak. Yakıp yıkmak nasıl insan işi?
Şeytana uymak bu şeytan işi. Sevince insan toprağını kalem kağıtla da meydan okur.
Enkazlı sokak ve caddeleri bahane etmez, yolunu bulur.
Adalet ararken zulmedilen, kaybeder hem kadın hem çocuğu. Fakat inancı tam, umudu baki.
Bir gün her sokak görür denizi.
Terjemahan bahasa Indonesia
Anda tidak dapat menghitung berapa banyak dari kita yang merupakan manusia di dunia fana ini, berapa banyak dari kita yang merupakan manusia?
Berapa yang buruk, berapa yang baik, berapa algojo, berapa malaikat? Seperti yang dikatakan Felek, geografi adalah takdir. . .
Hitam bagi sebagian orang, karangan bunga bagi sebagian lainnya. Uang bagi sebagian orang, senapan mesin bagi sebagian lainnya.
Bagi sebagian orang itu adalah pesawat terbang, bagi sebagian lagi itu adalah batu dan ketapel. Keserakahan orang yang tidak masuk akal tidak bisa mengakhiri suatu zaman dan membuka suatu zaman seperti ini.
Jika dia memberi seribu lebih, dia akan menginginkan seribu lebih dan tidak akan pernah puas.
Merekalah yang menaklukkan dunia, mereka yang bersatu dalam kesamaan. Sama seperti setiap jebakan menunggu mangsanya, setiap murka menunggu siksaan.
Ketika seseorang bahagia, ia juga menantang tanahnya dengan pena dan kertas.
Dia tidak menggunakan jalanan yang rusak sebagai alasan, dia menemukan jalannya. Barangsiapa tertindas ketika mencari keadilan, ia akan kehilangan tempat dan tanah airnya.
Namun imannya penuh, harapannya abadi. Suatu hari, setiap jalan akan melihat laut.
Karena iman itu penuh, harapan itu abadi. Suatu hari, setiap jalan akan melihat Mediterania!
Tinggalkan bersamaku, tetaplah bersamaku.
Saya tidak punya sisi, saya punya sisi. Satu sisi diriku lapar, sisi lainnya kenyang.
Satu sisi diriku lebih kecil, sisi lainnya lebih besar. Satu sisi diriku adalah musim panas, sisi lainnya adalah musim gugur. Satu sisi diriku adalah api, sisi lainnya adalah es.
Sebagian diriku berteriak, sebagian lagi diam. Kalaupun ada jalan tengah, kita tidak ada di sana. Tinggalkan bayi dan anak itu sendirian.
Biarkan hewan yang tertindas itu sendirian. Tinggalkan bayi dan wanita itu sendirian.
Tinggalkan pohon dan hutan saja. Sekalipun kita hanya mematuhinya, sisanya akan datang dengan sendirinya.
Menjadi orang yang samar itu sederhana. Jika Anda bermain dengan alam, Anda akan menerima hujan.
Tidak mungkin, tidak akan ada tempat untuk melarikan diri. Akhir dari penindas selalu berupa kehancuran. Bagaimana cara manusia menghancurkan dan membakar?
Mengikuti iblis adalah pekerjaan iblis. Ketika seseorang bahagia, ia juga menantang tanahnya dengan pena dan kertas.
Dia tidak menggunakan jalanan yang rusak sebagai alasan, dia menemukan jalannya.
Siapa pun yang tertindas saat mencari keadilan akan kehilangan perempuan dan anak. Namun imannya penuh, harapannya abadi.
Suatu hari, setiap jalan akan melihat laut.