Deskripsi
Produser : Iqbal Aria
Lirik dan terjemahan
Asli
I walked away, thought I'd be free.
But every night it's your face I see.
And I know I broke your heart, I tore it in two.
The love I lost, the life you used to true.
If only I could go back home to you, be the one, be the one for you.
If I had one more chance, I'd make it through, be the one just to be with you.
Every night I lie awake, oh, drowning in every mess I made.
But I know I broke your heart, I tore it in two.
I should have treated you better.
I fought to stay right there next to you, oh, you.
If only I could go back home to you, be the one, be the one for you.
If I had one more chance, I'd make it through, be the one just to be with you.
-Just to be with you. -It's hard to breathe, I'm torn in two.
-Back home to you.
-I know it's too late, but if I could turn back the time, I swear I'd make everything right, and let you know I never meant to hurt you, oh, you.
If only I could go back home to you.
If only I could go back home to you, take away every tears in you.
But now I'm lost without you, every night I think it through.
I'm a shattered soul that always runs to you.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku berjalan pergi, mengira aku akan bebas.
Tapi setiap malam yang kulihat hanyalah wajahmu.
Dan aku tahu aku menghancurkan hatimu, aku merobeknya menjadi dua.
Cinta yang kuhilangkan, kehidupan yang dulu kau jalani.
Kalau saja aku bisa pulang ke rumah untukmu, menjadi orangnya, menjadi orangnya untukmu.
Jika aku punya satu kesempatan lagi, aku akan berhasil melewatinya, menjadi orang yang bisa bersamamu.
Setiap malam aku terbangun, oh, tenggelam dalam setiap kekacauan yang kubuat.
Tapi aku tahu aku menghancurkan hatimu, aku merobeknya menjadi dua.
Seharusnya aku memperlakukanmu lebih baik.
Aku berjuang untuk tetap berada di sampingmu, oh, kamu.
Kalau saja aku bisa pulang ke rumah untukmu, menjadi orangnya, menjadi orangnya untukmu.
Jika aku punya satu kesempatan lagi, aku akan berhasil melewatinya, menjadi orang yang bisa bersamamu.
-Hanya untuk bersamamu. -Sulit bernapas, aku terbelah dua.
-Kembali ke rumah untukmu.
-Aku tahu ini sudah terlambat, tapi jika aku bisa memutar kembali waktu, aku bersumpah akan memperbaiki segalanya, dan memberitahumu bahwa aku tidak pernah bermaksud menyakitimu, oh, kamu.
Andai saja aku bisa kembali pulang menemuimu.
Andai saja aku bisa kembali pulang menemuimu, menghapus setiap air mata dalam dirimu.
Tapi sekarang aku tersesat tanpamu, setiap malam aku memikirkannya baik-baik.
Aku adalah jiwa hancur yang selalu berlari ke arahmu.