Deskripsi
Produser : Indra Purnama
Produser : Yudi Septyan
Produser : Made Bayu Dwi Prana
Produser : Agung Pranata
Produser : Anak Agung Ngurah Yudistira
Produser : Pramastya Bayu
Lirik dan terjemahan
Asli
Oh, I've been losing my mind.
I need to break, to break out of your spell.
Chasing a love that was never mine, just empty air.
It's a one-sided fight. I need to cut the cut loose from this dream.
Tangled in hope, drowning in silence.
There are no more reasons to believe in us. Ooh, my heart is filled with cold.
I can't cope, I can't let go. While I'm sinking in the past,
I need a breath of peace.
It feels the same every day.
I need a face to face to be the truth.
Fighting for something that was never meant to truly last.
Oh, I've been lost in a lie, hoping you'd change your mind, but I can't rewrite the story.
Trying to hold on, trying to hold on, yet I'm still falling in a world so cold.
'Cause the weight of goodbye is on my shoulders.
Oh, my heart is filled with cold. I can't cope with this cold.
While I'm drowning in the past, I need a breath of haze of mind to clear the haze so I can see the truth.
You were never meant for me, 'cause in the end, it's all up to me.
I lost my soul, trapped in a sad and tame broken scheme.
It's a matter of shame!
It's a matter of shame.
Oh, my heart is filled with cold.
I can't cope with this cold.
While I'm drowning in the past, I need a breath of haze of mind to clear the haze so I can see the truth.
You were never meant for me, 'cause in the end, it's all up to me.
And the weight of goodbye is on my shoulders.
Terjemahan bahasa Indonesia
Oh, aku sudah kehilangan akal.
Aku perlu istirahat, untuk keluar dari mantramu.
Mengejar cinta yang tak pernah menjadi milikku, hanya udara hampa.
Ini adalah pertarungan satu sisi. Aku harus melepaskan diri dari mimpi ini.
Terjerat dalam harapan, tenggelam dalam keheningan.
Tidak ada lagi alasan untuk percaya pada kami. Ooh, hatiku dipenuhi rasa dingin.
Saya tidak bisa mengatasinya, saya tidak bisa melepaskannya. Sementara aku tenggelam di masa lalu,
Aku butuh nafas kedamaian.
Rasanya sama setiap hari.
Saya perlu tatap muka untuk menjadi kebenaran.
Berjuang untuk sesuatu yang tidak pernah dimaksudkan untuk bertahan lama.
Oh, aku tersesat dalam kebohongan, berharap kamu berubah pikiran, tapi aku tidak bisa menulis ulang ceritanya.
Mencoba bertahan, mencoba bertahan, namun aku tetap saja terjatuh di dunia yang begitu dingin.
Karena beban perpisahan ada di pundakku.
Oh, hatiku dipenuhi rasa dingin. Aku tidak sanggup menghadapi rasa dingin ini.
Saat aku tenggelam dalam masa lalu, aku membutuhkan nafas kabut pikiran untuk menghilangkan kabut tersebut agar aku dapat melihat kebenaran.
Kamu tidak pernah ditakdirkan untukku, karena pada akhirnya, semuanya terserah padaku.
Aku kehilangan jiwaku, terjebak dalam skema rusak yang menyedihkan dan jinak.
Ini memalukan!
Ini masalah yang memalukan.
Oh, hatiku dipenuhi rasa dingin.
Aku tidak sanggup menghadapi rasa dingin ini.
Saat aku tenggelam dalam masa lalu, aku membutuhkan nafas kabut pikiran untuk menghilangkan kabut tersebut agar aku dapat melihat kebenaran.
Kamu tidak pernah ditakdirkan untukku, karena pada akhirnya, semuanya terserah padaku.
Dan beban perpisahan ada di pundakku.