Lagu lain dari cami
Deskripsi
Komposer, Pemain Terkait, Penulis Lirik: cami
Penulis Lirik, Komposer: Jakob Bruckner
Komposer, Penulis Lirik: Matthias Bruckner
Produser, Insinyur Pencampur: Bruckner
Insinyur Perekaman: Stefan Zepp
Insinyur Perekaman: Johannes Lemken
Insinyur Perekaman: zweifragezeichen
Insinyur Utama: Lex Barkey
Lirik dan terjemahan
Asli
Ich lieg noch wach und denk dran, was ich nicht geschafft hab.
Ich versuch's noch, aber Oma ist schon schlafen.
Dass ich Wochen nicht bei Lola war, zu viele Chats auf WhatsApp hab, zu selten nach meinen Freunden frag.
Lass auf jeden Fall mal schauen, wann's uns passt.
Hab weder Songs geschrieben noch das Buch gelesen.
Das sollt ich eigentlich vor Wochen wieder geben.
Mal wieder meine Eltern sehen, nicht zu viel Eis gehen, jeden Tag 'n TikTok drehen.
Muss mit der Kinderplanung langsam mal beginnen.
Das kann ich machen, weil ich selber keins mehr bin.
Ich will alles auf einmal, merk, dass ich das nicht sein kann.
Wieder muss ich was verschieben auf mein nächstes Leben.
Und wenn ich mal Zeit hab, will ich alles auf einmal und es bleibt so viel liegen für mein nächstes Leben.
Ich wache spät auf und hab nicht genug geschlafen.
Sollte eigentlich vor zehn Minuten da sein.
Wollte gestern meine Freundin sehen, mal nicht auf ihrer Party fehl'n, mal nicht vor allen anderen gehen. Jetzt fahr ich Bahn mit nassen Haaren und leerem Magen.
Aber wer weiß, wie lange wir uns noch so haben.
Ich will alles auf einmal, merk, dass ich das nicht sein kann.
Wieder muss ich was verschieben auf mein nächstes Leben.
Und wenn ich mal Zeit hab, will ich alles auf einmal und es bleibt so viel liegen für mein nächstes Leben.
Für mein nächstes Leben.
Vielleicht im nächsten Leben.
Vielleicht, vielleicht, vielleicht im nächsten Leben.
Ich will alles auf einmal, merk, dass ich das nicht sein kann.
Wieder muss ich was verschieben auf mein nächstes Leben.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya masih terbaring terjaga dan memikirkan tentang apa yang belum saya capai.
Aku masih berusaha, tapi nenek sudah tertidur.
Bahwa aku sudah berminggu-minggu tidak mengunjungi Lola, terlalu banyak ngobrol di WhatsApp, dan jarang bertanya tentang teman-temanku.
Bagaimanapun, mari kita lihat kapan itu cocok untuk kita.
Belum menulis lagu atau membaca buku apa pun.
Saya seharusnya memberikan ini lagi beberapa minggu yang lalu.
Bertemu orang tuaku lagi, tidak keluar terlalu banyak es krim, membuat TikTok setiap hari.
Saya harus mulai merencanakan anak secara perlahan.
Saya bisa melakukan itu karena saya sendiri bukan lagi seorang diri.
Aku ingin semuanya sekaligus, menyadari bahwa aku tidak bisa menjadi seperti itu.
Sekali lagi saya harus menunda sesuatu sampai kehidupan saya berikutnya.
Dan ketika saya punya waktu, saya menginginkan semuanya sekaligus dan begitu banyak yang tertinggal untuk kehidupan saya selanjutnya.
Saya bangun terlambat dan kurang tidur.
Seharusnya sudah sampai di sana sepuluh menit yang lalu.
Kemarin aku ingin bertemu pacarku, tidak melewatkan pestanya, tidak tampil di depan orang lain. Sekarang saya naik kereta dengan rambut basah dan perut kosong.
Tapi entah sampai kapan kita akan saling seperti ini.
Aku ingin semuanya sekaligus, menyadari bahwa aku tidak bisa menjadi seperti itu.
Sekali lagi saya harus menunda sesuatu sampai kehidupan saya selanjutnya.
Dan ketika saya punya waktu, saya menginginkan semuanya sekaligus dan begitu banyak yang tertinggal untuk kehidupan saya selanjutnya.
Untuk kehidupanku selanjutnya.
Mungkin di kehidupan selanjutnya.
Mungkin, mungkin, mungkin di kehidupan selanjutnya.
Aku ingin semuanya sekaligus, menyadari bahwa aku tidak bisa menjadi seperti itu.
Sekali lagi saya harus menunda sesuatu sampai kehidupan saya selanjutnya.