Lagu lain dari Kaan Boşnak
Deskripsi
Pemain Terkait: Anil Piyancı & Kaan Boşnak
Penulis Lirik, Komposer, Pemain Terkait, Vokal: Anıl Piyancı
Penulis Lirik, Komposer, Pemain Terkait, Vokal: Kaan Boşnak
Produser: Can Serezli
Produser: Deniz Donat
Lirik dan terjemahan
Asli
Düşüncesizce kararlar verdim.
Sonuna geldim, yanlış yaptım. Birikti iyice hatalar her gün.
Zamanı geldi, yalnız yandım.
Düşüncesizce kararlar verdim. Sonuna geldim, yanlış yaptım.
Birikti iyice hatalar her gün. Zamanı geldi, yalnız yandım.
Gerçekten isterdim şeytandan uzak durmak.
Sersemler düşerdim, her yerde var tuzak. Ruh halim tuhaf, garip insan aslı bak.
Zorlama şansını, azalıyor zamanın. Göz göre göre yapılan hataların derdini çek.
İlgi yoksa solacaktır her bir çiçek.
Elinde tutamadın kaderini zavallı, yok geri dönüşü, yol karanlık. Şimdi çok zor her bir kararı alamadan yüzüne bu perde kapandı.
İçten içe istesen de düzelmek, kalmadı kalpte bir gram güvenmek.
Düşüncesizce kararlar verdim. Sonuna geldim, yanlış yaptım.
Birikti iyice hatalar her gün.
Zamanı geldi, yalnız -yandım.
-Sıkıldım artık hedef olmaktan, beton kafalara dert yanmaktan.
Bunca seneden geriye kalan bir avuç antidepresan.
Seyrek saçlarım, bitmiş çakmaklar.
Ruhum verimsiz, elimi tutmaz.
Kuru göllerde çatlar topraklar, kurak kalbimde çatlaklar var.
Yana yana geldim yola.
Sora sora geldim sona.
Ooo!
Düşüncesizce kararlar verdim.
Sonuna geldim, yanlış yaptım. Birikti iyice hatalar her gün.
Zamanı geldi, yalnız yandım.
Düşüncesizce kararlar verdim. Sonuna geldim, yanlış yaptım.
Birikti iyice hatalar her gün.
Zamanı geldi, yalnız yandım.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya membuat keputusan yang terburu-buru.
Saya sampai pada akhir, saya membuat kesalahan. Kesalahan menumpuk setiap hari.
Sudah waktunya, aku terbakar sendirian.
Saya membuat keputusan yang terburu-buru. Saya sampai pada akhir, saya membuat kesalahan.
Kesalahan menumpuk setiap hari. Sudah waktunya, aku terbakar sendirian.
Aku sungguh berharap bisa menjauhi iblis.
Saya akan jatuh pingsan, ada jebakan di mana-mana. Suasana hatiku aneh, sifat manusia yang aneh, lihat.
Kesempatan Anda untuk mendorong, waktu Anda hampir habis. Menderita kesalahan yang dilakukan di depan mata.
Jika tidak ada bunga, setiap bunga akan layu.
Anda tidak bisa menahan nasib Anda di tangan Anda, malang, tidak ada jalan untuk kembali, jalannya gelap. Sekarang, sebelum dia bisa membuat setiap keputusan yang sangat sulit, tirai itu tertutup di wajahnya.
Meski jauh di lubuk hati ingin menjadi lebih baik, tak ada rasa percaya lagi di hati.
Saya membuat keputusan yang terburu-buru. Saya sampai pada akhir, saya membuat kesalahan.
Kesalahan menumpuk setiap hari.
Sudah waktunya, sendirian - aku terbakar.
-Saya lelah menjadi sasaran dan mengeluh kepada orang-orang yang berpikiran konkret.
Sejumlah antidepresan sisa selama bertahun-tahun.
Rambutku yang jarang, jadi korek api.
Jiwaku mandul, tak mampu menggenggam tanganku.
Tanah retak di danau yang kering, ada retakan di hatiku yang kering.
Saya kembali ke jalan.
Saya sampai pada akhir dengan mengajukan pertanyaan.
Ooo!
Saya membuat keputusan yang terburu-buru.
Saya sampai pada akhir, saya membuat kesalahan. Kesalahan menumpuk setiap hari.
Sudah waktunya, aku terbakar sendirian.
Saya membuat keputusan yang terburu-buru. Saya sampai pada akhir, saya membuat kesalahan.
Kesalahan menumpuk setiap hari.
Sudah waktunya, aku terbakar sendirian.