Lagu lain dari Riccardo Cocciante
Deskripsi
Drum: Alfredo Golino
Komposer, Pelaku Terkait, Arranger, Direktur Musik: Riccardo Cocciante
Bass: Roberto Gallinelli
Keyboard: Luciano Zanoni
Gitar: Ruggero Brunotti
Gitar: Davide Gobello
Penulis Lirik: Luc Plamondon
Penulis Lirik: Pasquale Panella
Produser: Riccardo Cocciante per Boventoon B.V.
Koordinator: Marco Vito
Insinyur Rekaman, Insinyur Pencampur: Maurizio Parafioriti
Insinyur Utama: Pietro Caramelli
Lirik dan terjemahan
Asli
Ho vent'anni con te, con te mi appare il mondo di nuovo come nuovo.
Ora ho voglia con te solo di cose vere, semplicemente vere.
È con te che mi sveglio col sole del mattino e tutto il cielo è aperto.
Ho scoperto con te il viaggio nel paesaggio che è dentro la finestra.
E se vivo con te il resto della vita, è vita meritata.
Ho vent'anni con te, il mondo non mi pare del tutto da rifare.
Non mi appare più nero il cielo e l'avvenire e non più immondo il mondo.
A braccia aperte tu ti apri intorno a me, mi stringi in pace in te.
Con te mi addormento e non mi sento in pena e non mi sento perso.
Con te nell'universo, stella, noi formeremo una costellazione.
Con te, amore mio, un solo giorno è già per me l'eternità, l'eternità.
E quando morirò, tu spargerai il mio cuore nei solchi della terra e con gli amici insieme berrete fino a quando non vi spensierirete.
E io, dal posto mio, nella costellazione, sarò quell'altra stella.
E io, a quella stella, a quella più vicina, amore, darò il tuo nome.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku berumur dua puluh tahun bersamamu, bersamamu dunia tampak baru bagiku lagi.
Sekarang bersamamu aku hanya menginginkan hal-hal yang benar, benar-benar benar.
Bersamamu aku bangun dengan sinar matahari pagi dan seluruh langit terbuka.
Saya menemukan bersama Anda perjalanan menuju lanskap yang ada di dalam jendela.
Dan jika aku tinggal bersamamu seumur hidupku, itu adalah kehidupan yang pantas.
Aku sudah dua puluh tahun bersamamu, dunia tampaknya tidak sepenuhnya layak untuk diubah.
Langit dan masa depan tidak lagi tampak hitam bagiku dan dunia tidak lagi kotor.
Dengan tangan terbuka kau membuka sekelilingku, kau memelukku dalam kedamaian di dalam dirimu.
Denganmu aku tertidur dan aku tidak merasa menyesal dan aku tidak merasa tersesat.
Denganmu di alam semesta, bintang, kita akan membentuk konstelasi.
Bersamamu, sayangku, satu hari sudah menjadi keabadian bagiku, keabadian.
Dan ketika aku mati, kamu akan menyebarkan hatiku di alur bumi dan bersama teman-temanmu kamu akan minum sampai kamu menjadi riang.
Dan saya, dari tempat saya, di konstelasi, akan menjadi bintang lainnya.
Dan aku, kepada bintang itu, kepada yang terdekat, sayang, akan memberikan namamu.