Lagu lain dari BLÜ EYES
Deskripsi
Insinyur Utama: Justin Shturtz
Insinyur Pencampur: Keith Armstrong
Produser: BLÜ EYES
Gitar: MATA BIRU
Pemrograman: MATA BIRU
Penyintesis: MATA BIRU
Vokal: MATA BIRU
Komposer: Katie Stump
Komposer: Ryan Nealon
Komposer: Jules Berani
Lirik dan terjemahan
Asli
It's like riding a bike, the way I see a flashing light and cover my eyes.
'Cause it takes me right back to panic attacks and now I'm all right.
Fight or flight, I start shutting down and don't know why.
Because my body, she don't know the difference between what's real and what's nonexistent.
I feel you in my muscle memory.
Wanna leave it all behind, but you won't let me. It's always involuntary.
I try to keep it buried, but I'm no good at forgetting.
Muscle memory, muscle memory.
It's like driving back home. It's automatic how I manage to take you wherever I go. I thought that
I'd outgrown you, but you're still in my veins somehow. Even though I'm better now.
Yeah, I did the work to come to terms with you in my mind, but I still feel you in my. . . muscle memory.
Wanna leave it all behind, but you won't let me.
It's always involuntary.
I try to keep it buried, but I'm no good at forgetting.
Muscle memory, muscle memory.
Like avoiding the street by my house. Like writing in cursive.
Like leaving my medicine out in case I get nervous.
Like skipping my afternoon walk, 'cause my bones remember it all, and somehow they get on my phone.
But I still feel you in my muscle memory.
Wanna leave it all behind, but you won't let me. It's always involuntary.
I try to keep it buried, but I'm no good at forgetting.
Muscle memory, muscle memory.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ini seperti mengendarai sepeda, cara saya melihat kilatan cahaya dan menutup mata.
Karena hal ini membawaku kembali ke serangan panik dan sekarang aku baik-baik saja.
Bertarung atau lari, saya mulai mati rasa dan tidak tahu kenapa.
Karena tubuhku, dia tidak tahu perbedaan antara yang nyata dan yang tidak ada.
Aku merasakanmu dalam ingatan ototku.
Ingin meninggalkan semuanya, tapi kamu tidak mengizinkanku. Itu selalu tidak disengaja.
Aku mencoba untuk tetap menguburnya, tapi aku tidak pandai melupakannya.
Memori otot, memori otot.
Ini seperti berkendara pulang ke rumah. Sudah otomatis bagaimana aku bisa membawamu kemanapun aku pergi. Saya pikir itu
Aku sudah melampaui batasmu, tapi entah bagaimana, kamu masih ada dalam nadiku. Meskipun aku sudah lebih baik sekarang.
Ya, aku berusaha untuk berdamai denganmu dalam pikiranku, tapi aku masih merasakanmu dalam pikiranku. . . memori otot.
Ingin meninggalkan semuanya, tapi kamu tidak mengizinkanku.
Itu selalu tidak disengaja.
Aku mencoba untuk tetap menguburnya, tapi aku tidak pandai melupakannya.
Memori otot, memori otot.
Seperti menghindari jalan dekat rumahku. Seperti menulis secara kursif.
Seperti meninggalkan obatku kalau-kalau aku merasa gugup.
Seperti melewatkan jalan-jalan sore, karena tulang-tulangku mengingat semuanya, dan entah bagaimana mereka mengetahui ponselku.
Tapi aku masih merasakanmu dalam ingatan ototku.
Ingin meninggalkan semuanya, tapi kamu tidak mengizinkanku. Itu selalu tidak disengaja.
Aku mencoba untuk tetap menguburnya, tapi aku tidak pandai melupakannya.
Memori otot, memori otot.