Lirik dan terjemahan
Asli
Milczę ja i milczysz ty, najgłośniejsza cisza.
Między nami coś się tli, przeskakuje iskra. Bardzo boję sparzyć się, ulegając tobie.
Pragnę ciebie, ciebie chcę, kusi spojrzeć w ogień.
Daj mi rękę, dotknij mnie, niech ciało zapłonie.
Obydwoje spalmy się, nim ranek nastanie.
Gdy uczucie strawi nas, ciał splotu chaosie, minie naszej nocy czas, mosty są spalone.
Milczę ja i milczysz ty, najgłośniejsza cisza.
Między nami coś się tli, przeskakuje iskra. Bardzo boję sparzyć się, ulegając tobie.
Pragnę ciebie, ciebie chcę, kusi spojrzeć w ogień. Daj mi rękę, dotknij mnie, niech ciało zapłonie.
Obydwoje spalmy się, nim ranek nastanie.
Gdy uczucie strawi nas, ciał splotu chaosie, minie naszej nocy czas, mosty są spalone.
Milczę ja i milczysz ty, najgłośniejsza cisza. Między nami coś się tli, przeskakuje iskra.
Bardzo boję sparzyć się, ulegając tobie.
Pragnę ciebie, ciebie chcę, kusi spojrzeć w ogień. Daj mi rękę, dotknij mnie, niech ciało zapłonie.
Obydwoje spalmy się, nim ranek nastanie.
Gdy uczucie strawi nas, ciał splotu chaosie, minie naszej nocy czas, mosty są spalone. Daj mi rękę, dotknij mnie, niech ciało zapłonie.
Obydwoje spalmy się, nim ranek nastanie.
Gdy uczucie strawi nas, ciał splotu chaosie, minie naszej nocy czas, mosty są spalone!
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku diam dan kamu diam, keheningan yang paling keras.
Ada sesuatu yang membara di antara kami, percikan api beterbangan. Aku sangat takut terbakar karena menyerah padamu.
Aku menginginkanmu, aku menginginkanmu, aku tergoda untuk melihat ke dalam api.
Berikan tanganmu padaku, sentuh aku, biarkan tubuhku terbakar.
Mari kita berdua terbakar sebelum pagi tiba.
Ketika perasaan menguasai kita, tubuh kita menjadi kacau, waktu malam kita berlalu, jembatan-jembatan terbakar.
Aku diam dan kamu diam, keheningan yang paling keras.
Ada sesuatu yang membara di antara kami, percikan api beterbangan. Aku sangat takut terbakar karena menyerah padamu.
Aku menginginkanmu, aku menginginkanmu, aku tergoda untuk melihat ke dalam api. Berikan tanganmu padaku, sentuh aku, biarkan tubuhku terbakar.
Mari kita berdua terbakar sebelum pagi tiba.
Ketika perasaan menguasai kita, tubuh kita menjadi kacau, waktu malam kita berlalu, jembatan-jembatan terbakar.
Aku diam dan kamu diam, keheningan yang paling keras. Ada sesuatu yang membara di antara kami, percikan api beterbangan.
Aku sangat takut terbakar karena menyerah padamu.
Aku menginginkanmu, aku menginginkanmu, aku tergoda untuk melihat ke dalam api. Berikan tanganmu padaku, sentuh aku, biarkan tubuhku terbakar.
Mari kita berdua terbakar sebelum pagi tiba.
Ketika perasaan menguasai kita, tubuh kita menjadi kacau, waktu malam kita berlalu, jembatan-jembatan terbakar. Berikan tanganmu padaku, sentuh aku, biarkan tubuhku terbakar.
Mari kita berdua terbakar sebelum pagi tiba.
Ketika perasaan menguasai kita, tubuh-tubuh terjalin dalam kekacauan, waktu malam kita akan berlalu, jembatan-jembatan terbakar!