Lagu lain dari Pulp
Lagu lain dari War Child Records
Deskripsi
Insinyur Utama: Matt Colton
Musisi Studio: Adam Betts
Musisi Studio: Andrew McKinney
Pelaku Terkait: Candida Doyle
Pemain Terkait, Musisi Studio: Emma Smith
Pelaku Terkait: Jarvis Cocker
Pemain Terkait, Programmer: Jason Buckle
Pelaku Terkait: Mark Webber
Pelaku Terkait: Nick Banks
Insinyur, Insinyur Pencampur, Produser: Animesh Raval
Insinyur: Annie Gasiorowski
Insinyur: Ed Farrell
Insinyur: Gordon Davidson
Insinyur Pencampur, Produser: James Ford
Pemain Terkait, Musisi Studio: Jennymay Logan
Pelaku Terkait: Laura Moody
Pelaku Terkait: Leo Chadburn
Musisi Studio: Rich Jones
Komposer: Adam Betts
Komposer: Andrew McKinney
Komposer: Candida Doyle
Komposer: Emma Smith
Penulis Lirik: Jarvis Cocker
Komposer: Jason Buckle
Komposer: Mark Webber
Komposer: Nick Banks
Lirik dan terjemahan
Asli
We are being strip-mined by the powers that be.
We are being strip-mined by the new bourgeoisie.
Now we're begging.
-Ah! B-E-G-G-I-N-G, begging.
-I wanna change my hair.
I wanna change my name.
I wanna change the storyline, the carpet, my voice, my aims.
B-E-G-G-I-N-G, begging.
I wanna change my shoes. I wanna change my car.
I wanna change my way of life, the -temperature, the way things are.
-B-E-G-G-I-N-G, begging.
I wanna change my job. I wanna change my attitude.
I wanna change myself. I wanna change me, him, and you!
I've seen the future, the future is ours.
You pay with your life, they pay with their cards.
Yeah. B-E-G-G-I-N-G, begging.
It's time to wake up and smell the unfairness. It's the end of the West, which is perhaps for the best.
It's the end of the West, which is perhaps for the best, but I couldn't care less.
I couldn't care less, no!
-B-E-G-G-I-N-G, begging.
-Were we the ones supposed to make a change? Slash prices and deserve breaking supermarket chains? Yes, sir, that was us.
It was a joke. Yes, sir, that was us. It was a joke, yeah!
B-E-G-G-I-N-G, begging.
We took to the streets with a banner that reads, with a banner that reads, "Next customer, please.
" We took to the streets with a banner that reads, "Next customer, please.
Next customer, -please! " -So don't leave.
Begging for. . . Change.
-Begging for. . . -I beg to differ. I beg your pardon.
-Change. -I beg to live.
-Begging for. . . -I beg to breathe.
-Change. -I beg for money. I beg for change.
-Begging for. . . -I beg for food.
-Change. Begging for. . . -I beg to exist.
Change. Begging for. . .
Begging for, begging for, begging for, begging for, begging for, begging for, begging for, begging for.
All throughout history, it's always the same.
Everyone, everywhere begging for change.
I've seen the future, the future is strange.
When you're begging for change, you're begging for change.
Begging for change.
So change!
Terjemahan bahasa Indonesia
Kita sedang diremehkan oleh penguasa yang ada.
Kita sedang ditambang oleh kaum borjuis baru.
Sekarang kami memohon.
-Ah! B-E-G-I-N-G, mohon.
-Aku ingin mengganti rambutku.
Saya ingin mengubah nama saya.
Saya ingin mengubah alur cerita, karpet, suara saya, tujuan saya.
B-E-G-I-N-G, mohon.
Aku ingin mengganti sepatuku. Saya ingin mengganti mobil saya.
Saya ingin mengubah cara hidup saya, suhu, keadaan sekarang.
-B-E-G-I-N-G, memohon.
Saya ingin mengubah pekerjaan saya. Aku ingin mengubah sikapku.
Saya ingin mengubah diri saya sendiri. Aku ingin mengubah aku, dia, dan kamu!
Saya telah melihat masa depan, masa depan adalah milik kita.
Anda membayar dengan nyawa Anda, mereka membayar dengan kartu mereka.
Ya. B-E-G-I-N-G, mohon.
Saatnya untuk bangun dan mencium ketidakadilan. Ini adalah akhir dari Barat, yang mungkin merupakan yang terbaik.
Ini adalah ujung Barat, yang mungkin merupakan yang terbaik, tapi aku tidak peduli.
Aku tidak peduli, tidak!
-B-E-G-I-N-G, memohon.
-Apakah kita yang seharusnya melakukan perubahan? Memangkas harga dan layak memutus jaringan supermarket? Ya, Pak, itulah kami.
Itu hanya lelucon. Ya, Pak, itulah kami. Itu hanya lelucon, ya!
B-E-G-I-N-G, mohon.
Kami turun ke jalan dengan membawa spanduk bertuliskan, “Pelanggan selanjutnya, silakan.
Kami turun ke jalan sambil membawa spanduk bertuliskan, “Tolong pelanggan berikutnya.
Pelanggan berikutnya, -tolong! " -Jadi jangan pergi.
Memohon untuk. . . Mengubah.
-Memohon untuk. . . -Saya mohon berbeda. Saya mohon maaf.
-Mengubah. -Saya mohon untuk hidup.
-Memohon untuk. . . -Saya mohon untuk bernapas.
-Mengubah. -Saya mohon uang. Saya mohon perubahan.
-Memohon untuk. . . -Aku mohon makanan.
-Mengubah. Memohon untuk. . . -Saya mohon untuk ada.
Mengubah. Memohon untuk. . .
Memohon, memohon, memohon, memohon, memohon, memohon, memohon, memohon.
Sepanjang sejarah, selalu sama.
Semua orang, di mana pun, memohon perubahan.
Saya telah melihat masa depan, masa depan itu aneh.
Saat Anda meminta perubahan, Anda meminta perubahan.
Memohon perubahan.
Jadi berubahlah!