Lagu lain dari maïa
Deskripsi
Komposer: maïa
Penulis lirik: maïa
Lirik dan terjemahan
Asli
Regen.
Dunkle Straßen, Lichter und Räsel.
Und der Barkeeper will nicht reden.
Doch ich kann meine Klappe noch nicht halten.
Ja, es sei denn, es gibt für mich ja noch ein Leben.
Ohne dich kann's noch nicht sehen. Ich hör die Menschen hinten lachen.
Ja, komm, wir stoßen an auf das, was war und das, was kommt.
Weil so viel schlechter kann's nicht sein. Auf dass uns das Leben nie mehr vereint.
Und draußen fällt der Regen. Und in mir fällt mein
Herz.
Das Bild, das ich noch von dir hab, häng ich bis zum Morgen dran.
Wie kann ein Mensch so leben? Es ist schon Mitte
März und trotzdem fällt noch Regen.
Und ich über dich hin. Ich erzähl niemandem mehr, wovon ich schreibe.
Ich schreib doch eh nur von dir.
Meine Augen sind ein Meer, wenn ich dran denke. Ja, damals saß du noch hier.
Nein, ich kann mich nicht erholen.
Ich geh sehr gerne hier zu Boden.
Es reicht doch, dass ich von dir wusste, das Leben schenkt uns keinen
Trost.
Und draußen fällt der Regen. Und in mir fällt mein
Herz.
Das Bild, das ich noch von dir hab, häng ich bis zum Morgen dran.
Wie kann ein Mensch so leben?
Es ist schon Mitte März und trotzdem fällt noch Regen.
Und ich über dich hin.
Und ich über dich hin.
Terjemahan bahasa Indonesia
Hujan.
Jalanan gelap, lampu, dan teka-teki.
Dan bartender itu tidak mau bicara.
Tapi aku masih tidak bisa menutup mulutku.
Ya, kecuali masih ada kehidupan untukku.
Aku tidak bisa melihatnya tanpamu. Saya mendengar orang-orang di belakang tertawa.
Ya, ayo, mari kita bersulang untuk apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi.
Karena keadaannya tidak mungkin lebih buruk lagi. Semoga kehidupan tidak pernah mempersatukan kita lagi.
Dan hujan turun di luar. Dan di dalam diriku, milikku jatuh
hati.
Aku akan menggantungkan fotomu yang masih kumiliki sampai pagi.
Bagaimana seseorang bisa hidup seperti itu? Ini sudah tengah
Maret dan hujan masih turun.
Dan aku melupakanmu. Saya tidak lagi memberi tahu siapa pun tentang apa yang saya tulis.
Lagipula aku hanya menulis tentangmu.
Mataku seperti lautan ketika aku memikirkannya. Ya, Anda masih duduk di sini saat itu.
Tidak, saya tidak bisa pulih.
Saya sangat menikmati turun di sini.
Sudah cukup aku tahu tentangmu, hidup tidak memberi kita satu pun
Penghiburan.
Dan hujan turun di luar. Dan di dalam diriku, milikku jatuh
hati.
Aku akan menggantungkan fotomu yang masih kumiliki sampai pagi.
Bagaimana seseorang bisa hidup seperti itu?
Ini sudah pertengahan Maret dan hujan masih turun.
Dan aku melupakanmu.
Dan aku melupakanmu.