Lagu lain dari Hugo Tarres
Deskripsi
Produser: Dawid Płonka
Insinyur Suara: Dawid Płonka
Instrumentalis: Szymon Mikła
Komposer : Dawid Płonka
Penulis Lirik: Hugo Tarres
Lirik dan terjemahan
Asli
Słowa już mnie nie obchodzą.
Ja znikam za kolejną strofą. Słyszę, co mi mówi ciało.
Odpuszczę, jeśli nie chcesz, żebym trwało.
Słowa już mnie nie obchodzą.
Ja znikam za kolejną strofą.
Słyszę, co mi mówi ciało.
Odpuszczę, jeśli nie chcesz, żebym trwało.
Nie odpowiem ci, jeśli spytasz, czy masz zamknąć już za sobą drzwi.
Nie wiem czemu, ale muszę zmykać.
Hugo, czemu tylko dajesz mi iść?
I po co uciekasz znów?
Ludzie nie znoszą fałszywych nut.
Słowa już mnie nie obchodzą.
Ja znikam za kolejną strofą.
Słyszę, co mi mówi ciało.
Odpuszczę, jeśli nie chcesz, żebym trwało.
Przez chwilę zapomniałem zasnąć, kiedy wczoraj przygasiłaś światło.
Powódź trwała całe lato, a ja nie chcę, żeby więcej nas bolało.
Nie chcę, żeby więcej nas.
Nie chcę, żeby więcej nas.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya tidak peduli lagi dengan kata-kata.
Saya menghilang setelah bait berikutnya. Saya mendengar apa yang dikatakan tubuh saya.
Saya akan melepaskannya jika Anda tidak ingin saya melanjutkan.
Saya tidak peduli lagi dengan kata-kata.
Saya menghilang setelah bait berikutnya.
Saya mendengar apa yang dikatakan tubuh saya.
Saya akan melepaskannya jika Anda tidak ingin saya melanjutkan.
Saya tidak akan menjawab Anda jika Anda bertanya apakah Anda harus menutup pintu sekarang.
Aku tidak tahu kenapa, tapi aku harus pergi.
Hugo, kenapa kamu membiarkanku pergi begitu saja?
Dan kenapa kamu melarikan diri lagi?
Orang-orang membenci catatan palsu.
Saya tidak peduli lagi dengan kata-kata.
Saya menghilang setelah bait berikutnya.
Saya mendengar apa yang dikatakan tubuh saya.
Saya akan melepaskannya jika Anda tidak ingin saya melanjutkan.
Aku lupa tertidur sesaat saat kamu meredupkan lampu tadi malam.
Banjir berlangsung sepanjang musim panas dan saya tidak ingin hal itu menyakiti kami lagi.
Aku tidak ingin ada lagi di antara kita.
Aku tidak ingin ada lagi di antara kita.