Lagu lain dari CUT_
Deskripsi
Produser: Sebastiaan Dutilh
Komposer : Sebastiaan Dutilh
Pengaduk : Sebastiaan Dutilh
Produser: Belle Doron
Komposer: Belle Doron
Komposer: Korné ter Steege
Komposer: Jelle Huiberts
Lirik dan terjemahan
Asli
Talk to me. You're sick, creepy.
You wait for me.
I'm on your wish list.
Eyes twitching.
Your lip licking.
Your back's breaking.
I'm your death wish, baby.
I'm your melody, you're stuck with me even when you keep running.
I'm that cigarette you quit until the next is between your lips. That's why you only kiss me with your eyes wide.
You bite into my neck like it's the last time.
You're drooling blood, you're cold, you're hot. You save, save, save enough.
That's why you only kiss me with your eyes wide. You bite into my neck like it's the last time.
You're drooling blood, you're cold, you're hot. You save, save, save enough.
Take a bite, break your teeth on me. Pick your poison, drink it like Whitney.
Bring your cool breath, all of that new energy. It's more than friction, baby.
Alibis, like a heart ride or die. Broken veins, summer hanging art there.
Looking up to the sky, dreaming of Sophie. It's an addiction, baby.
I'm your melody, you're stuck with me even when you keep running.
I'm that cigarette you quit until the next is between your lips.
That's why you only kiss me with your eyes wide.
You bite into my neck like it's the last time. You're drooling blood, you're cold, you're hot.
You save, save, save enough. That's why you only kiss me with your eyes wide.
You bite into my neck like it's the last time. You're drooling blood, you're cold, you're hot.
You save, save, save enough.
Terjemahan bahasa Indonesia
Bicaralah padaku. Kamu sakit, menyeramkan.
Kamu menungguku.
Aku ada dalam daftar keinginanmu.
Mata berkedut.
Menjilati bibirmu.
Punggungmu patah.
Akulah harapan kematianmu, sayang.
Akulah melodimu, kamu tetap bersamaku meski kamu terus berlari.
Akulah rokok yang kamu hentikan sampai rokok berikutnya ada di antara bibirmu. Itu sebabnya kamu hanya menciumku dengan mata terbelalak.
Kamu menggigit leherku seolah ini yang terakhir kalinya.
Kamu ngiler darah, kamu kedinginan, kamu kepanasan. Anda menabung, menabung, menabung secukupnya.
Itu sebabnya kamu hanya menciumku dengan mata terbelalak. Kamu menggigit leherku seolah ini yang terakhir kalinya.
Kamu ngiler darah, kamu kedinginan, kamu kepanasan. Anda menabung, menabung, menabung secukupnya.
Gigitlah, patahkan gigimu padaku. Pilih racunmu, minumlah seperti Whitney.
Bawalah nafas sejukmu, semua energi baru itu. Ini lebih dari sekadar gesekan, sayang.
Alibi, ibarat hati yang naik atau mati. Pembuluh darah rusak, seni menggantung musim panas di sana.
Menatap ke langit, memimpikan Sophie. Itu kecanduan, sayang.
Akulah melodimu, kamu tetap bersamaku meski kamu terus berlari.
Akulah rokok yang kamu hentikan sampai rokok berikutnya ada di antara bibirmu.
Itu sebabnya kamu hanya menciumku dengan mata terbelalak.
Kamu menggigit leherku seolah ini yang terakhir kalinya. Kamu ngiler darah, kamu kedinginan, kamu kepanasan.
Anda menabung, menabung, menabung secukupnya. Itu sebabnya kamu hanya menciumku dengan mata terbelalak.
Kamu menggigit leherku seolah ini yang terakhir kalinya. Kamu ngiler darah, kamu kedinginan, kamu kepanasan.
Anda menabung, menabung, menabung secukupnya.