Lagu lain dari Jesse Hoefnagels
Lagu lain dari Lola Cedès
Deskripsi
Pengaduk, Produser: Dayme
Komposer: Demi Kolenbrander
Penulis Lirik: Jesse Hoefnagels
Penulis Lirik: Ida Weiler
Penulis Lirik: Torsten de Goey
Penulis Lirik: Olivier Binkhorst
Penulis Lirik: Lev Groenendijk
Lirik dan terjemahan
Asli
Ik was al die tijd onderweg naar de problemen.
Hoe kon ik al die tijd alleen zijn zo vergeten?
Dacht dat het alles was, had ik mijzelf verkeerd begrepen.
Ik was op oorlogspad, maar nu ben ik op vrede.
Nu lijk ik mezelf te snappen en maak ik langzame stappen naar het begin.
Ik weet het goed te verpakken, ook als ik dieper zou zakken hier in het gin.
Verdwalen in het donker daar waar niemand me komt halen.
De stilte is mijn wildernis, dus laat me maar verdwalen.
Wil niet te vinden zijn. Laat ze maar zoeken.
Klaar met alle prikkels, geluiden en alles moeten. Nu wil ik eerlijk zijn, zal moeten voelen.
De weg naar boven van -onderaf weer gaan zoeken. -Want het pijnigt goed.
-Het tempo dan. -M'n hart klopt.
-Heb je het gedacht? -En ik bedacht.
Verdwaald sted.
Verdwalen in het donker daar waar niemand me komt halen.
De stilte is mijn wildernis, dus laat me maar verdwalen.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya sedang dalam perjalanan menuju masalah selama ini.
Bagaimana aku bisa melupakan semua waktu sendirian?
Kupikir itu saja, aku sendiri salah paham.
Tadinya saya berada di jalur perang, tapi sekarang saya merasa damai.
Sekarang saya sepertinya memahami diri saya sendiri dan saya mengambil langkah lambat menuju awal.
Saya tahu cara mengemasnya dengan baik, bahkan jika saya ingin mendalami lebih dalam tentang gin di sini.
Tersesat dalam kegelapan dimana tidak ada seorang pun yang datang untukku.
Keheningan adalah hutan belantaraku, jadi biarkan aku tersesat.
Tidak ingin ditemukan. Biarkan mereka mencari.
Selesai dengan semua rangsangan, suara, dan semua yang harus Anda lakukan. Sekarang saya ingin jujur, saya harus merasakannya.
Mulailah mencari jalan ke atas lagi dari bawah. -Karena itu sangat menyakitkan.
-Kecepatannya. -Jantungku berdebar.
-Apakah kamu berpikir begitu? -Dan aku menemukan jawabannya.
Kota yang hilang.
Tersesat dalam kegelapan dimana tidak ada seorang pun yang datang untukku.
Keheningan adalah hutan belantaraku, jadi biarkan aku tersesat.