Lagu lain dari Şiir!
Deskripsi
Produser: Sefa Kaya
Penulis Lirik, Komposer: Sefa Kaya
Lirik dan terjemahan
Asli
Az çok hepimiz denizi, yıldızları, ağaçları, işte falanları filanları göreceğiz. Birçok şeyin tadına bakacağız.
Sonra da ister istemez Gidiyorum Elveda şarkısını söyleyeceğiz.
Ey varoluş mahkumu, manzaran karşı binanın duvarı.
Bu sonsuza dek tekrar eden bir anın kumarı. Sığığın duaların ve firarın dumanın. Sahibinden kiralık bunalım.
Ey varoluş mahkumu, manzaran karşı binanın duvarı.
Bu sonsuza dek tekrar eden bir anın kumarı. Sığığın duaların ve firarın dumanın. Tanrısından kiralık bunalım.
Alışkanlıklarım kırık tey, içinde tıkılı kasedim şehir mizacım barut.
Günün her saati ateşimleyim. Bu yüzden daima ya dizlerinde ya peşindeyim.
Oysa ben evim olmanı isterdim, kafesim değil. Çekili perdeyi usta.
Gün boyu yalanlar tüketip geceye gerçeği kusmak. Acının menşei kutsal dediler.
Bu kaçınılmaz içlik ederken sahip olduğumuz her şeyi tutsak.
Gecenin üçünde, bir rüyanın içinde yine buluyorsun beni.
Yapışıyorsun yakama.
Bir rüyanın içinde tuhaf sorular soruyorsun. Neden buradayım? Sahiden bir Tanrı var mı?
Beni -sarhoşluğumla yargılar mı?
-Kaç usta çevirdik biz uzun zamandan -beri. . . -Yalnızlık denen bu garip şarkı kaldı.
Zihninin duvarlarına travmatik çivilerle çak bunu ve sormayı bırak artık boş semaya.
Eğer yoksa senin için ve mahsuru son orgazma dek tüketelim şu ömür denen zakkumu. Ey varoluş mahkumu, manzaran karşı binanın duvarı.
Bu sonsuza dek tekrar eden bir anın kumarı. Sığığın duaların ve firarın dumanın.
Sahibinden kiralık bunalım. Ey varoluş mahkumu, manzaran karşı binanın duvarı.
Bu sonsuza dek tekrar eden bir anın kumarı. Sığığın duaların ve firarın dumanın.
Tanrısından kiralık bunalım.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kurang lebih kita semua akan melihat laut, bintang, pepohonan, dll. Kita akan mencicipi banyak hal.
Lalu, mau tidak mau, kami akan menyanyikan lagu "Aku Pergi Perpisahan".
Wahai tawanan keberadaan, pandanganmu adalah dinding bangunan di seberangnya.
Ini adalah pertaruhan sesaat yang terulang selamanya. Berlindunglah dalam doa-doamu dan lepaslah dari asapmu. Depression for rent by owner.
Wahai tawanan keberadaan, pandanganmu adalah dinding bangunan di seberangnya.
Ini adalah pertaruhan sesaat yang terulang selamanya. Berlindunglah dalam doa-doamu dan lepaslah dari asapmu. Depresi disewa dari Tuhan.
Kebiasaanku rusak, kasetku tersangkut di dalam, temperamen kotaku seperti bubuk mesiu.
Saya bersemangat setiap jam sepanjang hari. Itu sebabnya aku selalu berlutut atau mengejarmu.
Namun, aku ingin kamu menjadi rumahku, bukan kandangku. Gambarlah tirainya, tuan.
Mengonsumsi kebohongan sepanjang hari dan memuntahkan kebenaran di malam hari. Mereka bilang asal muasal rasa sakit itu suci.
Meskipun hal ini tidak bisa dihindari, kami menahan semua yang kami miliki.
Pada jam tiga pagi, kamu menemukanku lagi dalam mimpi.
Kamu menempel di kerah bajuku.
Anda menanyakan pertanyaan aneh dalam mimpi. Mengapa saya di sini? Apakah benar Tuhan itu ada?
Akankah dia menilai saya dari kemabukan saya?
-Berapa banyak master yang telah kami terjemahkan dalam waktu lama? . . -Lagu aneh yang disebut kesepian ini tetap ada.
Tempelkan ini ke dalam dinding pikiran Anda dengan paku yang traumatis dan berhentilah bertanya ke langit yang kosong.
Jika belum, yuk konsumsi oleander yang disebut hidup ini hingga orgasme terakhir untuk Anda. Wahai tawanan keberadaan, pandanganmu adalah dinding bangunan di seberangnya.
Ini adalah pertaruhan sesaat yang terulang selamanya. Berlindunglah dalam doa-doamu dan lepaslah dari asapmu.
Depresi untuk disewakan oleh pemiliknya. Wahai tawanan keberadaan, pandanganmu adalah dinding bangunan di seberangnya.
Ini adalah pertaruhan sesaat yang terulang selamanya. Berlindunglah dalam doa-doamu dan lepaslah dari asapmu.
Depresi disewa dari Tuhan.