Lagu lain dari Niall Horan
Deskripsi
Produser: Afterhrs
Penulis Lirik Komposer, Vokalis Latar Belakang, Produser, Programmer: John Ryan
Insinyur Rekaman, Produser, Vokalis Latar Belakang, Penulis Lirik Komposer, Programmer: Julian Bunetta
Insinyur Pencampur: Serban Ghenea
Insinyur Utama: Nathan Dantzler
Vokalis Latar Belakang, Insinyur Rekaman, Programmer, Komposer Penulis Lirik: Ian Franzino
Programmer, Insinyur Rekaman, Vokalis Latar Belakang, Komposer Penulis Lirik: Andrew Haas
Insinyur Perekaman: Jeff Gunnell
Pencampuran Insinyur Kedua: Bryce Bordone
Menguasai Insinyur Kedua: Harrison Tate
Penulis Lirik Komposer, Vokalis, Vokalis Latar Belakang: Niall Horan
Vokalis Latar Belakang, Penulis Lirik Komposer: Jamie Scott
Vokalis Latar Belakang: Damon Bunetta
A&R: Aria McKnight
Aand Administrator Utama: Liz Isik
Lirik dan terjemahan
Asli
Picking up boxes with our teeth. Playing games we never played before.
I was loud as hell, you were so discreet. So typically me for sure.
Knives, forks, and things I've never felt before.
Crashing lights when you first saw me.
Yeah, I met you at a dinner party.
Chandeliers, two A. M. coffee.
Yeah, I met you at a dinner party.
We were piss drunk, fought just for fun. 'Bout who would be the first to leave.
One kiss on your neck, it was so concrete. I'm done looking for somebody.
Behind closed doors.
Things I've never felt before.
Crashing lights when you first saw me.
Yeah, I met you at a dinner party. Chandeliers, two A. M.
coffee. Yeah, I met you at a dinner party.
Crashing lights when you first saw me.
Yeah, I met you at a dinner party. Chandeliers, two A. M.
coffee. Yeah, I met you at a dinner party.
Crashing lights when you first saw me.
Yeah, I met you at a dinner party. Chandeliers, two A. M.
coffee.
Yeah, I met you at a dinner party.
Terjemahan bahasa Indonesia
Mengambil kotak dengan gigi kita. Memainkan game yang belum pernah kami mainkan sebelumnya.
Aku berisik sekali, kamu sangat bijaksana. Jadi biasanya saya pastinya.
Pisau, garpu, dan hal-hal yang belum pernah saya rasakan sebelumnya.
Menabrak lampu saat pertama kali melihatku.
Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam.
Lampu gantung, kopi jam dua pagi.
Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam.
Kami mabuk kencing, bertengkar hanya untuk bersenang-senang. Tentang siapa yang pertama pergi.
Satu ciuman di lehermu, itu sangat nyata. Aku sudah selesai mencari seseorang.
Di balik pintu tertutup.
Hal yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.
Menabrak lampu saat pertama kali melihatku.
Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam. Lampu gantung, jam dua pagi.
kopi. Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam.
Menabrak lampu saat pertama kali melihatku.
Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam. Lampu gantung, jam dua pagi.
kopi. Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam.
Menabrak lampu saat pertama kali melihatku.
Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam. Lampu gantung, jam dua pagi.
kopi.
Ya, aku bertemu denganmu di pesta makan malam.