Lagu lain dari Jessie Murph
Deskripsi
Insinyur Rekaman, Penulis Lirik, Harmonika, Bass, Organ, Synthesizer, Komposer, Piano, Produser Vokal, Produser: Steve Rusch
Vokalis Utama, Pemain Terkait, Vokal Latar Belakang, Penulis Lirik, Komposer: Jessie Murph
Produser Vokal, Komposer, Vokal Latar Belakang, Penulis Lirik: Laura Veltz
Insinyur Pencampur: Rob Kinelski
Asisten Insinyur Pencampur: Eli Heisler
Insinyur Master: Dale Becker
Lirik dan terjemahan
Asli
I moved to the city, I'm missing my mother.
The days are all blurring one into the other. One year has passed, I pay all my friends. I love what I do and
I hate how it ends. I have no defenses, I don't own a gun.
I find myself wishing I could sleep with one. I don't trust nobody, I'm never alone.
But I'm always alone.
My soul burns and my heart yearns for a certain kind of love, for a certain kind of love.
I see my future, it's sparkling and bright.
But I don't see a world where I turn twenty-five. No one wants to hear that, I'd rather just lie.
Tit out I'm having the time of my life. 'Cause when I am honest, it's horrible lines.
These ugly confessions, they torture my mind.
The book I am writing, I don't want to read. It's so sad to me.
My soul burns and my heart yearns for a certain kind of love, for a certain kind of love.
I moved to the city,
I'm missing my mother. The days are all blurring one into the other.
Just one year has passed and I pay all my friends and I love what I do and I hate how it ends and
I have no defenses, I don't own a gun and I find myself wishing I could sleep with one and I don't trust nobody, I'm never alone and
I'm always alone and. . .
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya pindah ke kota, saya merindukan ibu saya.
Hari-hari semakin kabur satu sama lain. Satu tahun telah berlalu, aku membayar semua temanku. Saya menyukai apa yang saya lakukan dan
Aku benci bagaimana ini berakhir. Saya tidak punya pertahanan, saya tidak punya senjata.
Saya mendapati diri saya berharap bisa tidur dengan salah satunya. Saya tidak mempercayai siapa pun, saya tidak pernah sendirian.
Tapi aku selalu sendirian.
Jiwaku terbakar dan hatiku mendambakan jenis cinta tertentu, untuk jenis cinta tertentu.
Saya melihat masa depan saya, berkilau dan cerah.
Tapi saya tidak melihat dunia di mana saya berusia dua puluh lima tahun. Tidak ada yang mau mendengarnya, aku lebih suka berbohong saja.
Ternyata aku sedang bersenang-senang. Karena kalau boleh jujur, itu kalimat yang mengerikan.
Pengakuan jelek ini menyiksa pikiranku.
Buku yang saya tulis, saya tidak ingin membacanya. Ini sangat menyedihkan bagiku.
Jiwaku terbakar dan hatiku mendambakan jenis cinta tertentu, untuk jenis cinta tertentu.
Saya pindah ke kota,
Aku merindukan ibuku. Hari-hari semakin kabur satu sama lain.
Baru satu tahun berlalu dan saya membayar semua teman saya dan saya menyukai apa yang saya lakukan dan saya benci bagaimana hal itu berakhir dan
Aku tidak punya pertahanan, aku tidak punya senjata dan aku mendapati diriku berharap bisa tidur dengan senjata itu dan aku tidak percaya siapa pun, aku tidak pernah sendirian dan
Saya selalu sendirian dan. . .