Lagu lain dari Jean Jacques
Deskripsi
Vokal Utama: Sebastian Jean Jacques Helmonds
Insinyur Mastering, Insinyur Pencampur: Anne Tekstra
Produser: Wies Knipping
Produser: Ketta
Penulis Lirik: Sebastian Jean Jacques Helmonds
Komposer: Anne Tekstra
Komposer: Wies Knipping
Lirik dan terjemahan
Asli
Yeah, uh.
Schrijf dit in de auto onderweg naar huis.
De zon begint te schijnen na een korte bui. Voel me Vincent toen hij bezig was met Lentetuin. Mijn haren worden grijzer.
Ik ben in de rui. Ook het leven wanneer je wat met je leven doet.
Parkeer de achterblijvers in mijn dode hoek. Oogkleppen op. Langetermijnplan.
Ik wil mezelf kunnen zeggen: "Je had gelijk, man.
" Is het een egoding of de bewijsdrang? Ik heb geen water nodig. Maak er maar wijn van.
Hier aan de high kant schets ik een rijk land. Bepaal de kleuren en maak er een schilderij van.
Het was off season, maar nu bloei ik op. Yeah. Mijn hele crew verdient een schouderklop.
We zitten aan de chefstafel als ik bel naar Bob.
Ze noemen mij een fijnproever of een goede snob.
Voel me Vincent toen hij bezig was met Lentetuin.
Sterke verhalen passeren de revue.
Ik heb nog niet eens tijd gehad om te kijken naar het menu. En wat de chef aan ons serveert, zie ik later op de reçu.
Ik kijk niet verder dan vandaag op proeven van het leven nu. Yeah.
Net de maffia hoe we praten in codetaal. Stilste in de kamer, maar mijn tunes maken een hoop kabaal.
Fysiek word ik steeds sterker. Nu ook mentaal. Leef en laat leven.
De visie in peace en liberaal. Schrijf dingen van me af. Ik moet het van mijn chest.
Soms vraag ik me wel eens af: ben ik hier wel op mijn plek?
Hier in deze wereld draait het zoveel om succes. Maar innerlijke rust is volgens mij de grootste flex. Yeah.
Dit is geen verf van je pet. Dus zeg het nog wat harder voor de mensen in the back.
Als je naar me luistert, kun je horen wat ik zeg.
Leven als een monnik tot mijn werk wordt beseft. Yeah.
Voel me Vincent toen hij bezig was met Lentetuin.
Tot mijn werk wordt beseft.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ya, eh.
Tulis ini di mobil dalam perjalanan pulang.
Matahari mulai bersinar setelah mandi sebentar. Saya merasa seperti Vincent ketika dia mengerjakan Lentetuin. Rambutku semakin beruban.
aku sedang ganti kulit. Juga hidup ketika Anda melakukan sesuatu dengan hidup Anda.
Parkirkan orang-orang yang tersesat di titik buta saya. Penutup mata menyala. Rencana jangka panjang.
Saya ingin berkata pada diri sendiri, “Kamu benar, kawan.
“Apakah itu soal ego atau kebutuhan untuk membuktikan? Saya tidak butuh air. Buatlah anggur.
Di sini, di sisi atas saya membuat sketsa sebuah negara kaya. Tentukan warnanya dan buatlah lukisannya.
Itu bukan musim, tapi sekarang aku sedang mekar. Ya. Seluruh kru saya layak mendapat tepukan.
Kami sedang duduk di meja koki ketika saya menelepon Bob.
Mereka menyebut saya pecinta kuliner atau orang sombong.
Saya merasa seperti Vincent ketika dia mengerjakan Lentetuin.
Kisah-kisah kuat dibahas.
Aku bahkan belum sempat melihat menunya. Dan nanti saya akan melihat di kuitansi apa yang disajikan koki kepada kita.
Saya hanya melihat hari ini untuk menghadapi cobaan hidup sekarang. Ya.
Sama seperti mafia, cara kita berbicara dalam bahasa kode. Paling sunyi di ruangan itu, tapi laguku menimbulkan banyak kebisingan.
Secara fisik saya semakin kuat. Sekarang juga secara mental. Hidup dan biarkan hidup.
Visi dalam perdamaian dan liberal. Tuliskan semuanya dari saya. Aku harus melepaskannya dari dadaku.
Terkadang saya bertanya-tanya: apakah saya berada di tempat yang tepat di sini?
Di dunia ini, banyak hal yang berkaitan dengan kesuksesan. Tapi menurut saya kedamaian batin adalah kelenturan terbesar. Ya.
Ini bukan cat pada topimu. Jadi ucapkan sedikit lebih keras kepada orang di belakang.
Jika Anda mendengarkan saya, Anda dapat mendengar apa yang saya katakan.
Hiduplah seperti seorang biksu sampai pekerjaanku terwujud. Ya.
Saya merasa seperti Vincent ketika dia mengerjakan Lentetuin.
Sampai pekerjaanku terwujud.