Lagu lain dari Broke Carrey
Deskripsi
Produser: Manuel Pena
Produser: Luis Tomas La Madrid
Produser: Lucas Solovera Araya
Produser: Ulises Feraud
Insinyur Utama: Diego Guerrero
Insinyur Pencampur: Juan Stewart
Insinyur Suara: Luis Tomas La Madrid
Insinyur Suara: Juan Stewart
Insinyur Perekaman: Luis Tomas La Madrid
Komposer: Manuel Pena
Komposer: Luis Tomas La Madrid
Komposer: Lucas Solovera Araya
Komposer: Ulises Feraud
Komposer: Javier Casalla
Penulis lirik: Manuel Peña
Penulis Lirik: Luis Tomas La Madrid
Penulis Lirik: Ulises Feraud
Penulis Lirik: Facundo Trouve
Lirik dan terjemahan
Asli
Vengo hace tanto tiempo corriendo atrás del primer impulso, ese que siendo chico alguna vez me hizo soñar con una vida llena de halago, fama, premios y lujo.
Y cada vez que me acerco se me aleja un poco más.
Aunque estos viles deseos vayan en contra de mi discurso y puedan contradecirse con mi forma de pensar, no puedo darme el gusto de que a esta altura me tiemble el pulso.
Está llegando mi tiempo y lo pienso aprovechar, porque esta es la vida que quiero, por más que me mate por dentro. Yo quiero el teatro lleno, quiero todos los teatros llenos.
Ayer desafinaba, pero hoy me pagan para cantar.
El cuerpo me dice basta, pero el aplauso me pide más.
Va el cantante perdido en su horizonte, persiguiendo el aplauso de los hombres.
Una lágrima cae de sus ojos, pero su corazón no hace caso. Todo lo ven pasar y nadie mira.
Va el cantante perdido en su horizonte, persiguiendo el aplauso de los hombres. Una lágrima cae de sus ojos y su corazón no hace caso.
Todo lo ven pasar y nadie mira.
Esta obsesión con la aprobación me encerró adentro de este laberinto donde podría arrancarme la piel para que todos adentro puedan ver.
Porque esta es la vida que quiero, por más que me mate por dentro.
Yo, yo quiero el teatro lleno, quiero todos los teatros llenos.
Ayer desafinaba, pero hoy me pagan para cantar. El cuerpo me dice basta, pero el aplauso me pide más.
Va el cantante perdido en su horizonte, persiguiendo el aplauso de los hombres.
Una lágrima cae de sus ojos, pero su corazón no hace caso. Todo lo ven pasar y nadie mira.
Va el cantante perdido en su horizonte, persiguiendo el aplauso de los hombres. Una lágrima cae de sus ojos y su corazón no hace caso.
Todo lo ven pasar y nadie mira.
Va el cantante perdido en su horizonte, persiguiendo el aplauso de los hombres.
Una lágrima cae de sus ojos, pero su corazón no hace caso. Todo lo ven pasar y nadie mira.
Va el cantante perdido en su horizonte, persiguiendo el aplauso de los hombres. Una lágrima cae de sus ojos y su corazón no hace caso.
Todo lo ven pasar y nadie mira.
Terjemahan bahasa Indonesia
Sudah lama sekali aku berlari mengejar dorongan pertama, dorongan yang sewaktu kecil pernah membuatku memimpikan kehidupan yang penuh pujian, ketenaran, penghargaan, dan kemewahan.
Dan setiap kali saya mendekat, ia semakin menjauh.
Meskipun hasrat-hasrat jahat ini bertentangan dengan ucapanku dan mungkin bertentangan dengan cara berpikirku, aku tidak bisa membiarkan diriku gemetar saat ini.
Waktuku akan segera tiba dan aku berencana memanfaatkannya, karena inilah kehidupan yang kuinginkan, tidak peduli seberapa besar hal itu membunuhku di dalam. Saya ingin teaternya penuh, saya ingin semua teaternya penuh.
Kemarin saya tidak selaras, tetapi hari ini mereka membayar saya untuk bernyanyi.
Tubuhku sudah cukup memberitahuku, tapi tepuk tangan memintaku lebih banyak lagi.
Penyanyi itu tenggelam dalam cakrawalanya, mengejar tepuk tangan para pria.
Setetes air mata jatuh dari matanya, namun hatinya mengabaikannya. Mereka melihat segalanya terjadi dan tidak ada yang melihat.
Penyanyi itu tenggelam dalam cakrawalanya, mengejar tepuk tangan para pria. Setetes air mata jatuh dari matanya dan hatinya mengabaikannya.
Mereka melihat segalanya terjadi dan tidak ada yang melihat.
Obsesi terhadap persetujuan ini mengunci saya di dalam labirin tempat saya dapat merobek kulit saya sehingga semua orang di dalam dapat melihatnya.
Karena inilah kehidupan yang kuinginkan, tidak peduli betapa hal itu membunuhku di dalam.
Saya, saya ingin teaternya penuh, saya ingin semua teaternya penuh.
Kemarin saya tidak selaras, tetapi hari ini mereka membayar saya untuk bernyanyi. Tubuhku sudah cukup memberitahuku, tapi tepuk tangan memintaku lebih banyak lagi.
Penyanyi itu tenggelam dalam cakrawalanya, mengejar tepuk tangan para pria.
Setetes air mata jatuh dari matanya, namun hatinya mengabaikannya. Mereka melihat segalanya terjadi dan tidak ada yang melihat.
Penyanyi itu tenggelam dalam cakrawalanya, mengejar tepuk tangan para pria. Setetes air mata jatuh dari matanya dan hatinya mengabaikannya.
Mereka melihat segalanya terjadi dan tidak ada yang melihat.
Penyanyi itu tenggelam dalam cakrawalanya, mengejar tepuk tangan para pria.
Setetes air mata jatuh dari matanya, namun hatinya mengabaikannya. Mereka melihat segalanya terjadi dan tidak ada yang melihat.
Penyanyi itu tenggelam dalam cakrawalanya, mengejar tepuk tangan para pria. Setetes air mata jatuh dari matanya dan hatinya mengabaikannya.
Mereka melihat segalanya terjadi dan tidak ada yang melihat.