Lagu lain dari mariagrep
Lagu lain dari Mundo Prestigio
Deskripsi
Produser, Insinyur Rekaman: Mundo Prestigio
Insinyur Pencampur: Hevi
Administrator A dan R: Alan Queipo
Penulis lirik: María Gallego
Insinyur Menguasai: Cem Lisan
Lirik dan terjemahan
Asli
Cuéntame otra vez tu nombre, que no te escuché.
Me quedé mirando al cielo a través de tu piel.
Me miraste con tus ojos y me despisté.
Puede que mañana sepa lo que quiero ser.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Tenemos todo el tiempo para descubrir todo el tiempo que tenemos antes de sentir todo lo que sienten ellos y yo no sentí.
Todo el tiempo que me queda de estar junto a ti.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Dime hola, quiéreme, invítame a sala a jugar. Si es de noche, guárdame.
Hoy no sé, mañana más. Si quieres, espérame. Las horas van a pasar.
Uno, dos o dos y tres últimas en soledad.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ia, ah, ia, ah, mañana más.
Cuéntame otra vez tu nombre, que no te escuché.
Me quedé mirando al cielo a través de tu piel.
Me miraste con tus ojos y me despisté. Puede que mañana sepa lo que quiero ser.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ia, ah.
Desde que nos miramos, fácil me perdí.
Fácil fue encontrarnos, difícil dejarte ir.
Desde que nos miramos, fácil me perdí.
Fácil fue encontrarnos, difícil dejarte ir.
Desde que nos miramos, fácil me perdí.
Fácil fue encontrarnos, difícil dejarte ir.
Desde que nos miramos.
Desde que nos miramos.
Terjemahan bahasa Indonesia
Sebutkan namamu lagi, aku tidak mendengarmu.
Aku menatap langit melalui kulitmu.
Kamu menatapku dengan matamu dan aku tersesat.
Mungkin besok aku akan tahu ingin menjadi apa.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Kita punya waktu untuk menemukan semua waktu yang kita miliki sebelum kita merasakan semua yang mereka rasakan dan tidak saya rasakan.
Semua waktu yang tersisa untuk bersamamu.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Katakan halo, cintai aku, undang aku ke kamar untuk bermain. Jika ini malam, selamatkan aku.
Hari ini saya tidak tahu, besok lebih. Jika kamu mau, tunggu aku. Jam-jam akan berlalu.
Satu, dua atau dua dan tiga terakhir dalam kesendirian.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ia, ah, ia, ah, besok lagi.
Sebutkan namamu lagi, aku tidak mendengarmu.
Aku menatap langit melalui kulitmu.
Kamu menatapku dengan matamu dan aku tersesat. Mungkin besok aku akan tahu ingin menjadi apa.
Ah, ia, ah, ia, ah, ah, ah.
Ah, ya, ah.
Karena kami saling memandang, aku mudah tersesat.
Mudah untuk menemukan kami, sulit untuk melepaskanmu.
Karena kami saling memandang, aku mudah tersesat.
Mudah untuk menemukan kami, sulit untuk melepaskanmu.
Karena kami saling memandang, aku mudah tersesat.
Mudah untuk menemukan kami, sulit untuk melepaskanmu.
Sejak kami saling memandang.
Sejak kami saling memandang.