Deskripsi
Dirilis pada: 27-03-2026
Lirik dan terjemahan
Asli
Me acuerdo del ruido del ascensor. Solías escribir en mi habitación.
Recuerdo el verano, sí, ah.
Baja las persianas, que no entre el sol. Quítame la ropa, que hace calor.
Me dices te amo.
Luego nos besamos. Y se acabó todo tan rápido, rápido, como un año sabático.
A mí no te creas que se me olvida, lo guardaré toda la vida.
Y se acabó todo tan rápido, rápido, como un año sabático.
A mí no te creas que se me olvida, lo guardaré toda la vida.
Porque me acuerdo todavía del color del cielo durante esos días.
Desde entonces no se me ha olvidado. Aún recuerdo el verano.
No sé si era porque moría por tu voz, por el brillo de tus pupilas cada noche.
Aunque ya no hablamos, aún recuerdo el verano.
Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh. Mmm.
Y ahora no soy la que te llama. Ya no estás por la mañana aquí conmigo.
Pero me gusta pensar que se acabó, que no es un drama, que aunque ya no duerma en tu cama, fue divertido y no volverá a pasar. Baja las persianas, que no entre el sol.
Quítame la ropa, que hace calor. Me dices te amo.
Luego nos besamos.
Y se acabó todo tan rápido, rápido, como un año sabático.
A mí no te creas que se me olvida, lo guardaré toda la vida.
Porque me acuerdo todavía del color del cielo durante esos días.
Desde entonces no se me ha olvidado.
Aún recuerdo el verano.
No sé si era porque moría por tu voz, por el brillo de tus pupilas cada noche.
Aunque ya no hablamos, aún recuerdo el verano.
Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh.
Mmm.
Me acuerdo del ruido del ascensor. Solías escribir en mi habitación.
Recuerdo el verano, sí, ah.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya ingat suara lift. Kamu biasa menulis di kamarku.
Saya ingat musim panas, ya, ah.
Turunkan tirai, jauhkan dari sinar matahari. Buka bajuku, panas sekali.
Katakan padaku aku mencintaimu.
Lalu kami berciuman. Dan semuanya berakhir begitu cepat, cepat, seperti cuti panjang.
Jangan kira aku akan lupa, aku akan menyimpannya seumur hidupku.
Dan semuanya berakhir begitu cepat, cepat, seperti cuti panjang.
Jangan kira aku akan lupa, aku akan menyimpannya seumur hidupku.
Karena saya masih ingat warna langit pada hari-hari itu.
Sejak itu saya tidak pernah melupakannya. Saya masih ingat musim panas.
Aku tidak tahu apakah itu karena aku sangat menginginkan suaramu, kecerahan pupil matamu setiap malam.
Meski kami tidak ngobrol lagi, aku masih ingat musim panas.
Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh. Hmm.
Dan sekarang bukan aku yang meneleponmu. Kamu tidak lagi di sini bersamaku di pagi hari.
Tapi menurutku ini sudah berakhir, ini bukan drama, bahkan jika aku tidak tidur di kasurmu lagi, itu menyenangkan dan tidak akan terjadi lagi. Turunkan tirai, jauhkan dari sinar matahari.
Buka bajuku, panas sekali. Katakan padaku aku mencintaimu.
Lalu kami berciuman.
Dan semuanya berakhir begitu cepat, cepat, seperti cuti panjang.
Jangan kira aku akan lupa, aku akan menyimpannya seumur hidupku.
Karena saya masih ingat warna langit pada hari-hari itu.
Sejak itu saya tidak pernah melupakannya.
Saya masih ingat musim panas.
Aku tidak tahu apakah itu karena aku sangat menginginkan suaramu, kecerahan pupil matamu setiap malam.
Meski kami tidak ngobrol lagi, aku masih ingat musim panas.
Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh.
Hmm.
Saya ingat suara lift. Kamu biasa menulis di kamarku.
Saya ingat musim panas, ya, ah.