Lirik dan terjemahan
Asli
No quiero que tú me digas nunca más. No quiero escuchar mentiras nunca más.
Yo quiero que tú me beses mucho más.
No me prepararon pa' que esta historia tenga un final. Yo te llamo, me cuelgas, me largo y te acercas. Perdí la cabeza.
Preocupao' lo mío, no cojo el teléfono, insulto a la prensa.
Me he vuelto un gilipollas de mierda. Me he vuelto un gilipollas de mierda.
Me he vuelto un gilipollas.
No sé cómo hacer para dormir en la noche cuando no estás, pero aún escucho tus voces, cuando el espejo ya no me reconoce.
Yo no sé, yo no sé, yo no sé, no sé.
Es difícil decir que no cambié cuando cambió to' lo que está a mi alrededor.
No hay ninguno que te quiera más, pero seguro que sí, que te quiera mejor.
Porque tú sabes que no le doy a nadie mi amor.
Siempre estás bonita, pero más bonita cuando el que tienes a tu lado soy yo.
Antes soñaba con estos papeles, no podría imaginar cuánto duele, porque la noche es más fría, mon clerc no me abriga, me habría una mía porque tú no vuelves.
Oh, oh, my God, otra vez la vuelvo a cagar, otra semana sin hablar, eh.
Me he vuelto un gilipollas de mierda.
Me he vuelto un gilipollas de mierda.
Me he vuelto un gilipollas.
No sé cómo hacer para dormir en la noche cuando no estás, pero aún escucho tus voces, cuando el espejo ya no me reconoce.
Yo no sé, yo no sé, yo no sé, no sé cómo hacer para dormir en la noche cuando no estás, pero aún escucho tus voces, cuando el espejo ya no me reconoce. Yo no sé, yo no sé, yo no sé, yo no sé.
No quiero que tú me digas nunca más. No quiero escuchar mentiras nunca más.
Yo quiero que tú me beses mucho más.
No me prepararon pa' que esta historia tenga un final. Yo te llamo, me cuelgas, me largo y te acercas. Perdí la cabeza.
Preocupao' lo mío, no cojo el teléfono, insulto a la prensa.
Me he vuelto un gilipollas de mierda.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku tidak ingin kamu memberitahuku lagi. Aku tidak ingin mendengar kebohongan lagi.
Aku ingin kamu menciumku lebih banyak lagi.
Mereka tidak mempersiapkanku agar cerita ini berakhir. Aku meneleponmu, kamu menutup teleponku, aku pergi dan kamu datang. Saya kehilangan akal.
Khawatirkan saya, saya tidak mengangkat telepon, saya menghina pers.
Aku sudah menjadi bajingan. Aku sudah menjadi bajingan.
Aku sudah menjadi bajingan.
Aku tidak tahu bagaimana cara tidur di malam hari saat kamu tidak ada, tapi aku masih mendengar suaramu, saat cermin tak lagi mengenaliku.
Saya tidak tahu, saya tidak tahu, saya tidak tahu, saya tidak tahu.
Sulit untuk mengatakan bahwa saya tidak berubah ketika segala sesuatu di sekitar saya berubah.
Tidak ada orang yang lebih mencintaimu, tapi pasti ada yang lebih mencintaimu.
Karena kamu tahu bahwa aku tidak memberikan cintaku kepada siapa pun.
Kamu selalu cantik, tapi lebih cantik jika yang ada di sisimu adalah aku.
Sebelum aku memimpikan surat-surat ini, aku tidak bisa membayangkan betapa sakitnya, karena malam lebih dingin, mon clerc tidak membuatku hangat, aku akan punya milikku sendiri karena kamu tidak kembali.
Ya ampun, aku mengacau lagi, seminggu lagi tanpa bicara, ya.
Aku sudah menjadi bajingan.
Aku sudah menjadi bajingan.
Aku sudah menjadi bajingan.
Aku tidak tahu bagaimana cara tidur di malam hari saat kamu tidak ada, tapi aku masih mendengar suaramu, saat cermin tak lagi mengenaliku.
Aku tidak tahu, aku tidak tahu, aku tidak tahu, aku tidak tahu bagaimana cara tidur di malam hari ketika kamu tidak ada, tapi aku masih mendengar suaramu, ketika cermin tidak lagi mengenaliku. Saya tidak tahu, saya tidak tahu, saya tidak tahu, saya tidak tahu.
Aku tidak ingin kamu memberitahuku lagi. Aku tidak ingin mendengar kebohongan lagi.
Aku ingin kamu menciumku lebih banyak lagi.
Mereka tidak mempersiapkanku agar cerita ini berakhir. Aku meneleponmu, kamu menutup teleponku, aku pergi dan kamu datang. Saya kehilangan akal.
Khawatirkan saya, saya tidak mengangkat telepon, saya menghina pers.
Aku sudah menjadi bajingan.