Lagu lain dari David Guetta
Deskripsi
Tidak diketahui: Alexander Ryberg
Vokal Unggulan: Alexander Ryberg
Insinyur Utama: Carlo Grieco
Insinyur Pencampur: Carlo Grieco
Insinyur Mastering: Alur Ayah
Insinyur Pencampur: Alur Ayah
Tidak Diketahui, Vokal: David Guetta
Produser: David Guetta
Produser: Giorgio H. Tuinfort
Insinyur Utama: Giovanni Romano
Insinyur Pencampur: Giovanni Romano
Insinyur Utama: Giuseppe "Peppe" Folliero
Insinyur Pencampur: Giuseppe "Peppe" Folliero
Gitar: Pierre-Luc Rioux
Tidak Diketahui: Direkam Rai
Vokal Unggulan: Taped Rai
Tidak Diketahui: Tom Liljegren
Produser: Tom Liljegren
Vokal Unggulan: Tom Liljegren
Penulis: Alexander Ryberg
Penulis: David Guetta
Penulis: Giorgio H. Tuinfort
Penulis: Tom Liljegren
Lirik dan terjemahan
Asli
This is the end station, but I can't move away from you.
This is the edge of patience, but you won't prove yourself to me.
Still you drain my soul and even though it hurts I can't slow down.
Walls are closing in and I hit the ground. Whispers of tomorrow echo in my mind.
Just one last time.
Even though it hurts I can't slow down. Walls are closing in and I hit the ground.
Whispers of tomorrow echo in my mind. Just one last time.
Just one last time.
Just one last time.
Just one last time.
There comes a time for us to part.
There ain't back to the start.
And I know what I'm supposed to do.
Can't get myself away from you.
Oh, you drain my soul and even though it hurts I can't slow down.
Walls are closing in and I hit the ground. Whispers of tomorrow echo in my mind.
Just one last time. Even though it hurts I can't slow down.
Walls are closing in and I hit the ground.
Whispers of tomorrow echo in my mind. Just one last time. Just one last time.
Just one last time.
Just one last time.
This is the end station, but I can't move away from you.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ini stasiun akhir, tapi aku tidak bisa menjauh darimu.
Ini adalah batas kesabaran, tetapi Anda tidak akan membuktikan diri kepada saya.
Tetap saja kau menguras jiwaku dan meski menyakitkan aku tak bisa memperlambatnya.
Dinding menutup dan aku jatuh ke tanah. Bisikan hari esok bergema di pikiranku.
Hanya untuk terakhir kalinya.
Meskipun sakit, aku tidak bisa memperlambatnya. Dinding menutup dan aku jatuh ke tanah.
Bisikan hari esok bergema di pikiranku. Hanya untuk terakhir kalinya.
Hanya untuk terakhir kalinya.
Hanya untuk terakhir kalinya.
Hanya untuk terakhir kalinya.
Ada saatnya kita harus berpisah.
Tidak ada kembali ke awal.
Dan saya tahu apa yang harus saya lakukan.
Aku tidak bisa melepaskan diri darimu.
Oh, kau menguras jiwaku dan meski sakit aku tak bisa memperlambatnya.
Dinding menutup dan aku jatuh ke tanah. Bisikan hari esok bergema di pikiranku.
Hanya untuk terakhir kalinya. Meskipun sakit, aku tidak bisa memperlambatnya.
Dinding menutup dan aku jatuh ke tanah.
Bisikan hari esok bergema di pikiranku. Hanya untuk terakhir kalinya. Hanya untuk terakhir kalinya.
Hanya untuk terakhir kalinya.
Hanya untuk terakhir kalinya.
Ini stasiun akhir, tapi aku tidak bisa menjauh darimu.