Lagu lain dari Sam Barber
Deskripsi
Master: Dave Huffman
Manajer A&R: Ian Cripps
Administrator A dan R: Irene Sourlis
Manajer A&R: Jeff Levin
Perkusi, Piano: Joe Becker
Produser: Joe Becker
Drum, Perkusi: Kevin McGowan
Asisten Perekaman: Lake Wilkinson
Gitar Listrik: Luc Nyhus
Pemasaran: Lucy Bartozzi
Biola: Luisa Marion
Bass: Phil Anthony
Pengaduk: Ryan Hewitt
Gitar Akustik: Sam Barber
Gitar Listrik: Sam Barber
Produser: Sam Barber
Vokal: Sam Barber
Gitar Akustik: Seth Taylor
Direkam Oleh: Tyler Bryan
Penulis: Sam Barber
Penulis: Joe Becker
Lirik dan terjemahan
Asli
Two, one, two, three.
Hold on, I'm diving in even though I know we've just begun.
It's all dark when I'm drunk alone, but I feel your breath through the dial of this phone.
Walked in with a severed head and I'm taking every chance I get just to be the one you think of when you're alone.
And I don't know where this goes.
But I see fire on the mountain and it feels I'm finally home.
The more I hope, the more I fall.
See, I don't need money, dear, I'll just hold you when I'm broke.
Hold on, make this make sense, I'm on my hands and knees again.
Deep down in my shaking chest, I just hate myself for the things I said.
Walked out with a lock on my mouth, see I think it over, nothing comes out.
Well, I just hope you can read through my mind someday.
And I don't know where this goes.
But I see fire on the mountain and it feels I'm finally home.
The more I hope, the more I fall.
See, I don't need money, dear, I'll just hold you when I'm broke.
Are we moving fast like a drunk ridden cab or am I dreaming on my own?
I don't know where this goes.
But I see fire on the mountain and it feels I'm finally home.
The more I hope, the more I fall.
See, I don't need money, dear, I'll just hold you when I'm broke.
Terjemahan bahasa Indonesia
Dua, satu, dua, tiga.
Tunggu dulu, aku menyelaminya meskipun aku tahu kita baru saja mulai.
Semuanya gelap saat aku mabuk sendirian, tapi aku merasakan nafasmu melalui dial ponsel ini.
Masuk dengan kepala terpenggal dan aku mengambil setiap kesempatan yang aku punya hanya untuk menjadi orang yang kamu pikirkan saat kamu sendirian.
Dan saya tidak tahu kemana perginya hal ini.
Tapi saya melihat api di gunung dan rasanya akhirnya saya sampai di rumah.
Semakin aku berharap, semakin aku terjatuh.
Begini, aku tak butuh uang sayang, aku hanya akan memelukmu saat aku bangkrut.
Tunggu dulu, buat ini masuk akal, aku berlutut lagi.
Jauh di lubuk hatiku yang bergetar, aku hanya membenci diriku sendiri atas perkataanku.
Berjalan keluar dengan kunci di mulutku, lihat aku memikirkannya, tidak ada yang keluar.
Yah, aku hanya berharap kamu bisa membaca pikiranku suatu hari nanti.
Dan saya tidak tahu kemana perginya hal ini.
Tapi saya melihat api di gunung dan rasanya akhirnya saya sampai di rumah.
Semakin aku berharap, semakin aku terjatuh.
Begini, aku tak butuh uang sayang, aku hanya akan memelukmu saat aku bangkrut.
Apakah kita bergerak cepat seperti taksi yang mabuk atau aku sedang bermimpi sendiri?
Saya tidak tahu kemana perginya ini.
Tapi saya melihat api di gunung dan rasanya akhirnya saya sampai di rumah.
Semakin aku berharap, semakin aku terjatuh.
Begini, aku tak butuh uang sayang, aku hanya akan memelukmu saat aku bangkrut.